Beasiswa ke Belanda, Mau?

Kompas.com - 12/11/2009, 19:45 WIB
Editormsh

BANDUNG, KOMPAS.com — Beasiswa kuliah ke Belanda terbuka luas. Krisis finansial global yang melanda setahun terakhir ini tidak menggoyahkan komitmen Pemerintah Belanda di dalam memberikan bantuan khusus beasiswa bagi warga Indonesia.

"Krisis finansial tidak mengurangi alokasi anggaran program beasiswa Stuned. Anggaran tidak turun, tetapi juga tidak naik. Komitmennya sama dengan sebelum-sebelumnya (sebelum krisis)," tutur Direktur Netherlands Education Support Office Indonesia Marrik Bellen di sela-sela Pameran Pendidikan Belanda, Kamis (12/11) di Hotel Hilton Bandung.

Ia mengatakan, besaran anggaran program Stuned tahun ini mencapai 5 juta euro. Anggaran sebesar ini bisa untuk membiayai beasiswa studi sekitar 220 WNI ke Belanda setiap tahunnya. Melalui program Stuned, Indonesia adalah satu-satunya negara yang secara rutin mendapat program beasiswa dari Pemerintah Belanda.

Menurutnya, peluang memperoleh beasiswa di Belanda saat ini kian terbuka lebar. Sebab, selain dari Pemerintah Belanda, sumber pembiayaan beasiswa akhir-akhir ini banyak yang muncul dari Pemerintah RI, Yayasan Ford, Bank Dunia, bahkan swasta.

Namun, kebanyakan mahasiswa yang kuliah di Belanda saat ini, yaitu 62 persen, dibiayai dari dana Pemerintah Belanda. "Jumlah mahasiswa asal Indonesia adalah terbesar ke-5 dari seluruh mahasiswa internasional di Belanda saat ini," tuturnya. Jumlah mahasiswa Indonesia di Belanda yaitu 1.450 orang.

Peluang diterimanya permohonan beasiswa di Belanda berdasarkan statistik adalah 1:5. Dari rata-rata 1.000 pelamar, yang diberangkatkan sekitar 200 tiap tahun. "Untuk negara lain, peluangnya lebih kecil," tuturnya.

Mayoritas program studi di Belanda, yaitu 1.400 buah, menjadikan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Inilah yang juga menjadi daya tarik studi di Belanda. Sebanyak 11 dari 14 perguruan tinggi di Belanda masuk dalam daftar 200 besar PT kelas dunia yang dirilis Times Higher Education-QS.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran beasiswa studi di Belanda ini bsia diperoleh di www.nesoindonesia.or.id.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.