Mendiknas: Putusan MA Sudah Kami Laksanakan

Kompas.com - 07/12/2009, 11:53 WIB
EditorGlo

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Senin (7/12) di Surabaya menegaskan ujian nasional tetap dilangsungkan Maret 2010. Adapun amar putusan Mahkamah Agung soal ujian nasional yang memerintahkan peningkatan kualitas guru, sarana prasarana, dan akses informasi dinilai sudah dilaksanakan.

Masalah penghentian UN, menurut Nuh, tidak relevan lagi ditanyakan. Sebab, putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Mei 2007) dan putusan kasasi Mahkamah Agung tidak memerintahkan penghentian UN.

"Perintahnya jelas dan sudah kami lakukan. Lagipula yang mempunyai kewenangan menentukan UN adalah pemerintah, bukan pengadilan," kata Nuh seusai mengunjungi Sekolah Khadijah dan SMK Negeri 1 Surabaya Jawa Timur, Senin (7/12).

Mahkamah Agung, menurut Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Nurhadi, tidak melarang UN. Akan tetapi, MA memerintahkan pemerintah meninjau kembali sistem pendidikan nasional serta mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi gangguan psikologi dan mental peserta UN.

Selain itu, Pemerintah diperintahkan untuk meningkatkan mutu guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, akses informasi yang lengkap se-Indonesia sebelum mengeluarkan kebijakan pelaksanaan UN. (Kompas, Rabu 2 Desember 2009)

Dari putusan itu, lanjut Nuh, pengajuan peninjauan kembali menjadi tidak begitu penting. Melaksanakan perintah yang disebutkan dalam amar lebih penting. Karenanya, dia menegaskan UN tetap dilaksanakan pada 2010. Para siswa dan orang tua diharapkan mempersiapkan diri, sedangkan pelaksana UN seperti kepala dinas dan guru diminta menjaga UN dari kecurangan.

Adapun evaluasi UN akan dilakukan lebih spesifik sehingga diketahui kegagalan terjadi di kota/kabupaten mana dan untuk pelajaran apa saja. Dengan demikian, diharapkan perbaikan lebih tepat sasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.