"Soft Skill" Sarjana Kita Masih Payah

Kompas.com - 09/03/2010, 17:58 WIB
Editorlatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Sarjana lulusan perguruan tinggi kita masih sulit bersaing dengan lulusan luar negeri. Bukan dari sisi keilmuan atau kemampuan akademisnya, melainkan soft skill mereka yang payah.

Berdasarkan kemampuan teknis sesuai bidang akademis masing-masing, lulusan perguruan tinggi Indonesia memang tidak kalah, bahkan berani diadu. Namun, justru hal-hal nonteknis, seperti kemampuan berbicara di depan orang banyak, rasa percaya diri, dan interaksi terhadap perubahan dengan cepat, lulusan kita masih payah.

Demikian dikatakan oleh CEO Inti College Indonesia Sudino Lim di Kampus Inti, Jakarta, Selasa (9/3/2010). Tidak mengherankan, lanjut Sudino, data survei tenaga kerja nasional tahun 2009 yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) mengungkapkan bahwa betapa tinggi dan sangat mengkhawatirkannya jumlah pengangguran di Indonesia.

Data tersebut mengungkapkan, dari 21,2 juta masyarakat Indonesia yang masuk dalam angkatan kerja, sebanyak 4,1 juta atau sekitar 22,2 persen adalah pengangguran. Lebih mengkhawatirkan lagi, kata dia, tingkat pengangguran terbuka itu didominasi oleh lulusan diploma dan universitas dengan kisaran angka di atas 2 juta orang.

"Dari situ kita melihat bahwa semakin baik perguruan tinggi menyiapkan soft skill lulusannya, maka semakin siap pula mereka menghadapi dunia kerja, bahkan untuk menjadi wirausahawan," ujar CEO Inti Sudino Lim di Jakarta, Selasa.

Sudino menambahkan, tugas perguruan tinggi saat ini harus mampu membangkitkan soft skill para mahasiswanya, baik dengan cara yang terkait langsung dengan kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler di keorganisasian mahasiswa.

"Termasuk untuk mencetak wirausahawan pada lulusannya, karena syarat utama menjadi wirausahawan adalah memiliki soft skill yang bagus," tambah Sudino.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.