ICW: Otonomi Cuma Kedok!

Kompas.com - 13/04/2010, 11:43 WIB
Editorlatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia Corruption Watch (ICW) mensinyalir, keinginan otonomi yang didengung-dengungkan oleh PTN BHMN pascabatalnya UU BHP sebetulnya hanya sebagai tameng menuju ke arah privatisasi PTN, yang intinya tetap bertujuan pada komersialisasi.

Demikian dikatakan oleh Ade Irawan, Koordinator ICW Bidang Pendidikan, kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (13/4/2010), menanggapi hasil pertemuan para menteri dan rektor PTN BHMN dengan Presiden di Istana Negara, Senin (12/4/2010).

Ade mengatakan, keinginan otonomi yang harus dilandasi dengan semangat good governance (transparancy, accountability, and justice) memang sudah selayaknya dijalankan oleh PTN sejak dulu. Semangat good governance dalam mengelola PTN bukan lantaran terkait aturan baru yang akan mengatur mereka.

"Otonomi dengan dilandasi tiga hal itu hanya akan menjadi kedok, kok. Ya, karena tanpa ada aturan baru itu pun, mestinya tiga hal itu bisa mereka jalankan. Intinya, otonomi hanya mereka jadikan topeng untuk mencari uang. Semuanya berujung pada komersialisasi," ungkap Ade. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.