Rektor Unmul Ditegur Dirjen Dikti

Kompas.com - 13/04/2010, 18:50 WIB
Editorlatief

SAMARINDA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal menegur Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Ariffien Bratawinata M Agr. 

Teguran melalui surat nomor 411/D/C/2010 tanggal 8 April 2010 itu terkait belum adanya tiga nama calon rektor yang dikirim ke Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Padahal, mengacu pada aturan yang berlaku, tiga nama calon hasil Pemilihan Senat Unmul sudah harus dikirim pada Januari 2010.

Ketiga nama tersebut semestinya disampaikan kepada Presiden RI lewat Mendiknas untuk dipilih satu orang sebagai Rektor Unmul periode 2010-2014. Fasli Jalal mengingatkan, bila Rektor Unmul tidak mengindahkan ini, maka pihaknya akan ambil langkah-langkah tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Humas BEM Fakultas Hukum UnmulYuda mendukung adanya teguran itu. Bahkan menurutnya, Dirjen Dikti seharusnya segera mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan Rektor Unmul, dan mencopot jabatannya.

"Karena Rektor Unmul telah keluar dari prosedur semestinya dalam pemilihan Rektor di Unmul," kata Yuda, Senin (12/4/2010).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.