Telantarkan Sekolah Anak, Awas Didenda!

Kompas.com - 23/04/2010, 13:10 WIB
Editorlatief

DEPOK, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Sistem dan Mekanisme Penyelenggaraan Pendidikan. Raperda tersebut mengatur sanksi bagi orangtua yang lalai menyekolahkan anaknya berupa denda.

Menurut Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok Sri Rahayu Purwitaningsih di Depok, Jumat (23/4/2010), denda tersebut sebanyak 10 kali lipat dari biaya pendidikan anak selama masa penelantaran. "Orangtua dikenai tuduhan perdata dengan hukuman denda maksimal 10 kali lipat dari biaya pendidikan anak," ujar Sri.

Sanksi itu, kata dia, tercantum dalam Pasal 12 bagian kedua raperda tentang pendidikan tersebut, yang menyatakan, jika secara sah dan meyakinkan bahwa orangtua sengaja menelantarkan hak anak untuk menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun, yang bersangkutan dapat dikenai tuduhan perdata dengan hukuman denda maksimal 10 kali lipat biaya pendidikan anak pada masa penelantaran pendidikannya.

Menurut dia, sanksi dalam raperda pendidikan lebih bersifat menguatkan peraturan di atasnya, yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa orangtua wajib memberikan pendidikan dasar kepada anak. Namun, kata dia, mengenai masalah besarnya denda masih dalam pembahasan, bisa saja lebih berat ataupun lebih ringan dari yang diusulkan.

"Klausul dalam raperda masih bisa diberi masukan. Nanti dalam pansus bisa diperdalam," ujar istri Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.