Semua Siswa SMK PGRI Ambon Tak Lulus

Kompas.com - 26/04/2010, 17:41 WIB

AMBON, KOMPAS.com — Ke-21 murid kelas tiga SMK Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Ambon harus mengulang ujian nasional. Pasalnya, nilai yang mereka peroleh saat ujian nasional belum mencukupi standar kelulusan.

Sebanyak 21 peserta ujian nasional ini merupakan bagian dari 796 siswa kelas III SMA/SMK/MA di Ambon yang harus mengulang ujian nasional yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Mei mendatang. Adapun jumlah semua peserta ujian nasional adalah 6.160 siswa.

Pengumuman kelulusan ujian nasional di SMK PGRI dilakukan pukul 17.00 WIT, bersamaan dengan pengumuman kelulusan ujian nasional di 44 SMA/SMK/MA lainnya. Pengumuman kelulusan di SMK PGRI dilakukan sendiri oleh Ketua Panitia Ujian Nasional Kota Ambon Jan Lawalata dan Kepala SMK PGRI R Mual.

Orangtua atau anggota keluarga yang mendampingi 21 murid kelas III tersebut sontak kaget saat mengetahui anak-anak mereka harus mengulang ujian nasional. Beberapa anak itu pun terlihat langsung menangis.

Lawalata dan R Mual kemudian meyakinkan para murid bahwa mereka hanya disuruh mengulang ujian nasional, bukan tidak lulus ujian nasional. "Belajar lebih ditingkatkan, orangtua pun harus memerhatikan anak-anaknya dan membimbing mereka," ujar Lawalata.

Antoni Atuany, kakak dari Inte Yelin Atuany, salah satu peserta ujian nasional di SMK PGRI, mengatakan bahwa adiknya sudah belajar intensif menjelang ujian nasional. "Lampu listrik padam, adik saya masih belajar, kok hasilnya harus mengulang? Orangtua yang ada di Seram bisa kecewa kalau tahu anaknya harus mengulang ujian," ujarnya.

R Mual tidak heran kalau ternyata murid-muridnya harus mengulang ujian nasional. "Mereka sudah berusaha, tetapi ternyata hasilnya belum memuaskan. Kami akan tingkatkan lagi pemberian pelajaran kepada mereka agar bisa lulus saat ujian ulang nanti," tambahnya.

Selain di SMK PGRI, kondisi di SMKN 2 Ambon pun hampir serupa. Dari 122 peserta ujian, 121 murid di antaranya dinyatakan harus mengulang.


Editormsh

Terkini Lainnya

Seekor Anjing Liar Serang Wanita Hamil di NTB

Seekor Anjing Liar Serang Wanita Hamil di NTB

Regional
Menguap dan Menulis Slogan Trump, Inilah Tingkah Pembunuh Bos Mafia di Persidangan

Menguap dan Menulis Slogan Trump, Inilah Tingkah Pembunuh Bos Mafia di Persidangan

Internasional
15 Ekor Anjing Pelacak Diterjunkan Cari Korban Banjir Bandang di Jayapura

15 Ekor Anjing Pelacak Diterjunkan Cari Korban Banjir Bandang di Jayapura

Regional
Erwin Aksa Pilih Non-aktif dari Golkar Demi Persahabatannya dengan Sandiaga

Erwin Aksa Pilih Non-aktif dari Golkar Demi Persahabatannya dengan Sandiaga

Nasional
Lagi, Ratna Sarumpaet Akan Ajukan Permohonan Tahanan Kota

Lagi, Ratna Sarumpaet Akan Ajukan Permohonan Tahanan Kota

Megapolitan
Polisi: Korban Hilang di Banjir Bandang Jayapura Mencapai 131 Orang

Polisi: Korban Hilang di Banjir Bandang Jayapura Mencapai 131 Orang

Regional
PM Selandia Baru: Si Teroris Ingin Tenar, Jangan Pernah Sebut Namanya

PM Selandia Baru: Si Teroris Ingin Tenar, Jangan Pernah Sebut Namanya

Internasional
Beda Sikap dengan Golkar, Erwin Aksa Dukung Prabowo-Sandiaga

Beda Sikap dengan Golkar, Erwin Aksa Dukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Saat 24 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna, Ke Mana 536 Orang Lainnya?

Saat 24 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna, Ke Mana 536 Orang Lainnya?

Nasional
Jaksa Siapkan 25 Saksi untuk Sidang Lanjutan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Jaksa Siapkan 25 Saksi untuk Sidang Lanjutan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Megapolitan
Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dilanjut Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dilanjut Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Dubes Australia akan Temui MUI Bahas Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru

Dubes Australia akan Temui MUI Bahas Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru

Nasional
Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Ahli Hukum, tapi Saya Enggak Bodoh-bodoh Amat

Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Ahli Hukum, tapi Saya Enggak Bodoh-bodoh Amat

Megapolitan
Miliki Fasilitas Penyakit Jantung, RS Soekarno Bangka Siap Tampung Caleg Gagal Pemilu

Miliki Fasilitas Penyakit Jantung, RS Soekarno Bangka Siap Tampung Caleg Gagal Pemilu

Regional
Pengacara Terima Putusan Hakim yang Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet

Pengacara Terima Putusan Hakim yang Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet

Megapolitan


Close Ads X