Tidak Lulus 100 Persen Perlu Diselidiki

Kompas.com - 26/04/2010, 17:59 WIB
Editormsh

PALEMBANG, KOMPAS.com — Siswa SMA, MA, dan SMK di Sumsel yang tidak lulus ujian nasional (UN) utama mencapai 3.042 orang atau 3,9 persen dari seluruh peserta 76.508 orang. Sebagian besar siswa gagal di mata pelajaran Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi, dan Biologi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo, Senin (26/4/2010), menjelaskan, jumlah siswa IPS yang mengulang sebanyak 2.020 orang dari seluruh peserta sebanyak 35.429 orang (5,7 persen). Jumlah siswa IPA yang mengulang 527 orang dari seluruh peserta sebanyak 24.304 orang (2,1 persen). Sedangkan jumlah siswa SMK yang mengulang 495 orang dari seluruh peserta sebanyak 16.775 orang (2,9 persen).

Widodo mengatakan, di Sumsel terdapat empat SMA yang siswanya tidak lulus 100 persen untuk mata pelajaran tertentu. Menurut Widodo, para siswa yang tidak lulus akan mengikuti UN ulang pada tanggal 10 Mei-14 Mei 2010 di kabupaten/kota masing-masing.

Menurut Ketua Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi pendidikan, Bihaqqi Sofyan, angka ketidaklulusan sampai 100 persen tidak wajar. Perlu diteliti apakah terjadi kecurangan di empat sekolah tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X