1.455 Siswa di Semarang Harus UN Ulang

Kompas.com - 26/04/2010, 18:44 WIB
Editorlatief

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.455 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat di Kota Semarang harus mengikuti ujian nasional (UN) ulang karena tidak lulus UN utama dan susulan.

Demikian diumumkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, di Semarang, Senin (26/4/2010). Dia menyebutkan, jumlah tersebut terdiri atas 395 siswa SMA program IPA, 439 siswa SMA program IPS, 55 siswa SMA program bahasa, 11 siswa madrasah aliyah (MA), dan 555 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

"Pelaksanaan UN tahun ini memang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab siswa yang tidak lulus berkesempatan mengikuti UN ulang pada 10-14 Mei mendatang," ujar Bunyamin.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Semarang, tingkat ketidaklulusan UN SMA/sederajat di kota itu pada 2010 ini rata-rata meningkat dibandingkan tahun lalu. Angka ketidaklulusan siswa SMA program IPA sebesar 5,528 persen, lebih besar dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 1,1 persen.

Hal serupa juga berlaku pada hasil UN IPS yang sebesar 7,058 persen. Angka itu lebih besar dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 5,7 persen.

Peningkatan angka ketidaklulusan juga terjadi untuk UN SMK. Pada 2009 sebesar 2,95 persen, sedangkan tahun 2010 sebesar 5,449 persen. Namun, katanya, angka tersebut kemungkinan berkurang setelah pelaksanaan UN ulang sehingga belum dapat dikatakan sebagai angka final ketidaklulusan UN 2010.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X