Anies Baswedan, Tokoh Perubahan Dunia - Kompas.com

Anies Baswedan, Tokoh Perubahan Dunia

Kompas.com - 30/04/2010, 20:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh Majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April ini.

"Dalam edisi khusus yang berjudul "20 Orang 20 Tahun" itu, Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang," kata Direktur Marketing & Public Relatios Universitas Paramadina, Syafiq Basri Assegaff, di Jakarta, Jumat.

Nama Anies dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota DPR AS, Paul Ryan.

Majalah bulanan berbahasa Jepang itu menulis bahwa cucu almarhum AR Baswedan -- tokoh yang ikut andil dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia -- itu merupakan salah satu calon pemimpin Indonesia masa mendatang.

"Anies adalah seorang muslim moderat yang sampai saat ini tetap konsisten pada pendiriannya untuk tidak memihak pada kekuatan (politik) tertentu," tulis Foresight.

Menurut majalah itu, karena citranya yang netral, adil, serta memiliki pandangan yang berimbang itulah, Anies berhasil meraih kepercayaan luar biasa dari masyarakat luas, termasuk banyak tokoh politik.

Anies sendiri tidak ingin membanggakan diri. Ayah empat anak yang dikenal sederhana dan selalu optimistis itu menganggap bahwa berbagai penghargaan kelas dunia yang diterimanya sebenarnya menunjukkan makin besarnya perhatian dunia terhadap Indonesia.

Anies yang dalam beberapa bulan belakangan ini bicara di berbagai forum dunia merasakan hal itu. "Saya mendapat kesan bahwa dunia kini makin memperhatikan Indonesia," kata Anies yang belum lama ini menjadi pembicara di pelbagai pertemuan internasional di Tokyo, London, Copenhagen dan Madrid.

Pada 2 hingga 6 Mei mendatang Anies juga diundang menjadi pembicara asal Indonesia pada pertemuan puncak tokoh muda dunia, Young Global Leaders Summit, di Tanzania, Afrika.

Syafiq menyatakan bahwa apresiasi Foresight itu menjadi sinyal bahwa dunia pendidikan di Indonesia mempunyai peran penting.  "Sebab beliau bukan saja satu-satunya orang dari Asia Tenggara yang disebut di situ, melainkan juga merupakan satu-satunya pendidik dalam daftar di Foresight itu," kata Syafiq.

Menurut dia, penghargaan itu bukan saja menjadi tantangan bagi Anies secara pribadi tetapi sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh staf di Paramadina untuk menunjukkan tekad serius mencapai mutu kelas dunia dalam berbagai aspek.

Ditambahkannya, pihak Paramadina patut bersyukur atas prestasi baru ini setelah dua kali penghargaan kelas dunia berturut-turut diterima rektornya selama dua tahun sebelumnya.

Pada April 2008 Majalah Foreign Policy, Amerika, pernah memilih Anies sebagai satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam daftar "100 Tokoh Intelektual Dunia" bersama Noam Chomsky, Al Gore, Francis Fukuyama, Samuel Huntington, Vaclav Havel, Thomas Friedman, Bernard Lewis, Lee KuanYew dan pemenang Nobel asal Bangladesh, Muhammad Yunus.

Tahun 2009 Anies juga mendapatkan penghargaan sebagai salah seorang "Young Global Leaders 2009" dari Forum Ekonomi Dunia (The World Economic Forum, WEF). Namanya disejajarkan bersama 230 orang pemimpin muda dunia yang dianggap memiliki prestasi dan komitmen kepada masyarakat, serta mempunyai potensi untuk berperan dalam memperbaiki dunia di masa mendatang.

Tokoh dunia lain yang juga masuk daftar Pemimpin Muda Dunia di antaranya adalah pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, pegolf Tiger Woods, Anchor CNBC-India Shireen Bhan, CEO YouTube Chad Hurley dan pebalap F-1 Michael Schumacher.

Majalah bulanan Foresight diterbitkan salah satu penerbit tertua Jepang, Shinchosha, dan merupakan majalah berkualitas prima yang mengulas berita dan analisa politik dan ekonomi internasional dan domestik Jepang.   

Pertama kali terbit pada Maret 1990 -- bersamaan dengan berakhirnya Perang Teluk I, Foresight memiliki jaringan yang tersebar di 30-an negara di dunia. Majalah ini menjadi rujukan para pengambil keputusan, pengusaha, diplomat dan wartawan berpengaruh di dalam dan luar Jepang, karena mengulas isu-isu penting seperti ekonomi China, terorisme, hubungan China-Taiwan, Perang di Irak, dan industri otomotif Jepang.

Majalah ini memiliki kontributor kenamaan seperti Gerlad Curtis dari Columbia University, Lester Brown dari the World Watch Institute, Victor Cha dari Georgetown University, dan Muhammad Yunus dari Grameen Bank Bangladesh. Adapun di antara kontributor Jepang termasuk novelis Nanami Shiono dan Haruki Murakami. Juga  Dr. Takeshi Yoro, kolumnis Nikkei Yasuhiro Tase dan Prof. Shinichi Kitaoka yang kini menjadi Dubes Jepang di PBB.

 Biodata Anies Baswedan

Anies Baswedan lahir pada 7 Mei 1969. Doktor ilmu politik dari Northern Illinois University, AS, ini lahir dari keluarga pendidik yang menyimpan tekad untuk turut membangun bangsa melalui jalur pendidikan, di antaranya dengan mengantarkan Paramadina menjadi universitas kelas dunia.

Lewat perpaduan visi, ide-ide segar khas anak muda, kecerdasan dan ideologi, serta rasa bangga sebagai anak Indonesia, ia menganggap bahwa pengelolaan universitas harus didasarkan pada manajemen dengan model bisnis modern.

"Universitas harus dikelola secara modern dan terkait dengan dunia swasta secara mutualistis," kata Anies.  

Sejak memimpin Universitas Paramadina, tiga tahun lalu, Anies telah melakukan beberapa hal yang revolusioner, dan dianggap tidak lazim terjadi di dunia pendidikan swasta di Indonesia ini. Di antara  pemberian beasiswa bagi ratusan mahasiswa berbakat tapi kurang mampu dan pewajiban mata kuliah anti-korupsi.


Editorksp

Terkini Lainnya

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional
SMK Jawa Tengah Gelar Pendidikan Karakter

SMK Jawa Tengah Gelar Pendidikan Karakter

Edukasi
Berapa Usia Ideal Anak Belajar Bahasa Asing?

Berapa Usia Ideal Anak Belajar Bahasa Asing?

Edukasi
Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Mampang Ditangkap di Jambi

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Mampang Ditangkap di Jambi

Megapolitan
Anies Ingin Inisiatif Warga Kampung Lodan Jadi Contoh untuk Antisipasi Ambles

Anies Ingin Inisiatif Warga Kampung Lodan Jadi Contoh untuk Antisipasi Ambles

Megapolitan
Hari Libur, Warga Padati Kawasan Monas

Hari Libur, Warga Padati Kawasan Monas

Megapolitan
36 Tahun Berlalu, Bocah yang Menjabat Tangan Mahathir Kini Pimpin Kanada

36 Tahun Berlalu, Bocah yang Menjabat Tangan Mahathir Kini Pimpin Kanada

Internasional
Direksi: Dufi Bukan Jurnalis TV Muhammadiyah

Direksi: Dufi Bukan Jurnalis TV Muhammadiyah

Megapolitan
Pemilik Indekos Putar Rekaman CCTV Setelah Menemukan Jenazah CLP di Dalam Lemari

Pemilik Indekos Putar Rekaman CCTV Setelah Menemukan Jenazah CLP di Dalam Lemari

Megapolitan
Alami Kecelakaan, Truk di Australia Dibiarkan Tergantung di Jembatan

Alami Kecelakaan, Truk di Australia Dibiarkan Tergantung di Jembatan

Internasional
Unair dan Asia University Siapkan Program 'Double Degree'

Unair dan Asia University Siapkan Program "Double Degree"

Edukasi
Kisah Biyan Si 'Sutradara Cilik', Berawal dari Tugas Sekolah hingga Nangis di Lokasi Syuting

Kisah Biyan Si "Sutradara Cilik", Berawal dari Tugas Sekolah hingga Nangis di Lokasi Syuting

Regional
Wakil Ketua Dewan Masjid Jamin Tak Ada Radikalisme di Tempat Ibadah

Wakil Ketua Dewan Masjid Jamin Tak Ada Radikalisme di Tempat Ibadah

Nasional

Close Ads X