Indikasi Perjokian Tercium Lagi...

Kompas.com - 17/06/2010, 11:19 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Penjaminan Mutu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 Prof Akhmaloka mengungkapkan adanya indikasi perjokian kembali terjadi di beberapa daerah. Hal tersebut saat ini sedang diselidiki oleh panitia pusat SNMPTN, selain terkait adanya praktik kecurangan oleh peserta ujian di Semarang, Jawa Tengah.

Demikian diungkapkan Prof Akhmaloka yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kepada Kompas.com di Bandung, Kamis (17/6/2010). Dia mengatakan, hal tersebut masih perlu dikonfirmasi lagi melalui Ketua Panitia SNMPTN 2010 Herry Suhardiyanto.

"Indikasinya ada di beberapa daerah, tetapi hal itu belum bisa diinformasikan lebih lanjut karena wewenang panitia pusat," ujar Akhmaloka.

Seperti diberitakan sebelumnya di Kompas.com, Kamis (17/6/2010), Akhmaloka menyatakan bahwa kecurangan dipastikan memang ada. Hanya saja, kata dia, yang penting panitia bisa memantaunya dan segera mengambil tindakan semestinya.

Lebih lanjut, Akhmaloka menambahkan, terbongkarnya praktik kecurangan di Semarang membuktikan perangkat dan sistem penjaminan mutu pengawasan SNMPTN telah berjalan baik.

"Karena permasalahan itu bisa dideteksi lebih dini dan terbukti bukan persoalan kebocoran naskah soal karena memang tidak ditemukan adanya indikasi itu. Mengenai joki, sebaiknya tanyakan langsung ke ketua saja," ujar Akhmaloka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.