Posisi Peserta Sudah Tampil di PPBD - Kompas.com

Posisi Peserta Sudah Tampil di PPBD

Kompas.com - 02/07/2010, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat tidak dapat diakses karena kerusakan pada server, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online sudah dapat difungsikan kembali sejak semalam. Menurut

Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan DKI, Bowo Irianto, hari ini, Jumat (2/7/2010) data-data para lulusan SMP yang mendaftar ke SMA sudah ditampilkan dalam urutan peringkat secara online.

"Saya barusan monitor ke SMA-SMA, bisa. Contohnya di SMA 1, sudah ada 222 orang pendaftar," ujar Bowo yang dihubungi Kompas.com, Jumat.

Bowo juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses PPBD online agar kerusakan pada server tidak kembali terjadi. "Mudah-mudahan tidak ada (kerusakan) karena kita akan terus kawal, mudah-mudahan bisa," tuturnya.

Seandainya hari ini kembali terjadi kerusakan, kata Bowo, waktu pembukaan PPDB online SMA kemungkinan dapat ditambah. Namun, pihaknya hingga saat ini optimis bahwa kerusakan tersebut tidak akan terulang sehingga tidak memerlukan penambahan waktu.

"Tapi kita tetap optimis, karena kita bisa mengatasi yang hari ini jadi belum perlu berpikiran sejauh itu (berpikiran menambah waktu PPBD)," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPBD online SMA yang digelar 1-3 Juli terhambat di hari pertama digelar karena kerusakan pada server penyedia layanan PPBD. Sekolah-sekolah yang menerima pendaftar secara online tidak dapat mengakses situs PPBD online untuk memasukkan data peserta.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Internasional
    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Nasional
    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Nasional
    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Internasional
    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Nasional
    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Nasional
    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Megapolitan
    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    Regional
    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Regional
    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Internasional
    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Megapolitan
    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Nasional
    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Regional
    Close Ads X