Situs PPDB Sudah Bisa Dibuka - Kompas.com

Situs PPDB Sudah Bisa Dibuka

Kompas.com - 03/07/2010, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Orangtua atau calon siswa SMA/SMK Negeri di Jakarta yang ingin mengetahui hasil sementara seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) saat ini sudah bisa melihat di situs resmi PPDB http://sma.ppdbdki.org.

Situs yang sejak tadi malam kosong itu saat ini sudah bisa diakses, lengkap dengan data hasil sementara seleksi PPDB.

Pengamatan Kompas.com, sudah banyak perubahan data dari setiap sekolah. Di SMA Negeri 12 Jakarta Timur, misalnya, kemarin baru terpampang 216 siswa plus delapan siswa dari luar DKI. Saat ini, data yang terpampang sudah 226 siswa ditambah 12 calon siswa dari luar DKI.

Artinya, kuota untuk SMAN 12 sudah penuh, 238 orang. Pergeseran urutan masih mungkin terjadi jika ada calon siswa dengan nilai di atas nilai terendah saat ini, yaitu rata-rata 8,30. Kemarin, nilai terendah masih 7,60.

Menurut pemantauan Kompas.com di sejumlah SMA unggulan, seperti SMAN 8 dan SMA 68, nilai yang masuk dalam daftar sudah di atas 9. Sementara di sejumlah SMAN non-unggulan masih banyak yang rata-rata NEM-nya di bawah 7. Bahkan ada yang rata-rata 5 koma.

Berdasarkan hasil seleksi sementara dari situs itu, orangtua siswa sudah bisa secepatnya mencabut berkas dan pindah ke sekolah lain.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorMarcus Suprihadi

    Terkini Lainnya

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Internasional
    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Regional
    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Internasional
    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Nasional
    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Internasional
    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Internasional
    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Nasional
    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Regional
    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Regional
    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Nasional
    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Regional
    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Internasional
    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Internasional
    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Regional
    Close Ads X