Australia Bangun Pendidikan Indonesia

Kompas.com - 15/07/2010, 10:35 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia telah mendanai pembangunan lebih dari 2.000 sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia yang difokuskan di wilayah-wilayah miskin dan terpencil. Pembangunan tersebut diharapkan membantu Pemerintah Indonesia mencapai target wajib belajar (wajar) 9 tahun bagi seluruh anak Indonesia pada 2015.

"Dari semua kegiatan yang dilakukan, yang paling penting adalah pendidikan, baik laki-laki ataupun perempuan diberikan pendidikan yang baik," ucap Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Stephen Smith pada peresmian Madrasah Tsanawiyah Baraja, di Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (15/7/2010).

Madrasah Tsanawiyah Balaraja adalah sekolah ke-2000 yang dibangun dengan dana hibah Pemerintah Australia senilai Rp 716.414.000. Marty mengatakan, kemitraan Australia-Indonesia mencakup kegiatan-kegiatan yang menjamin kesetaraan bagi anak perempuan dan laki-laki dalam mengakses dan berpartisipasi di semua aspek sistem pendidikan.

"Semoga dengan program ini wajib belajar sembilan tahun dapat terwujud," tutur Hadi Muhadi, Sekretaris Daerah Provinsi Banten.

Adapun Banten memang menjadi salah satu daerah yang dituju oleh Pemerintah Australia dalam pembangunan sekolah. Sekolah-sekolah yang terpilih untuk mengikuti program pembangunan ini berasal dari daerah yang memiliki akses pendidikan dasar terbatas dan umumnya mengakhiri pendidikan formalnya setelah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) pada usia 12 tahun.

"Kami juga mengundang anak Indonesia untuk sekolah di Australia melalui program beasiswa," tambah Stephen.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X