Peraih "Hallsworth Fellowship Award"

Kompas.com - 20/07/2010, 20:37 WIB
EditorLatief

LONDON, KOMPAS.com - Akhir 2009 lalu, Dr Yanuar Nugroho didapuk gelar sebagai Staf Akademik Terbaik di Manchester Business School, Universitas Manchester, Inggris. Tahun ini, dosen dan peneliti di Manchester Institute of Innovation Research, Manchester Business School, Universitas Manchester, Inggris, itu meraih "Hallsworth Fellowship Award", yaitu salah satu penghargaan internasional bergengsi di bidang ekonomi dan politik di Inggris.

Yanuar merupakan satu-satunya dari kawasan Asia yang menerima penghargaan itu. Dalam keterangan persnya di London, Selasa (20/7/2010), ia mengatakan, penghargaan itu adalah pengakuan dari komunitas akademik atas semua yang dikerjakan selama ini.

"Apa yang saya teliti, saya tulis, saya sampaikan, dan saya bicarakan dalam berbagai kesempatan, termasuk di Indonesia, semoga menjadi inspirasi dan semangat bagi para peneliti Indonesia lainnya," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan studi ekonomi-politik berdampak besar pada perkembangan masyarakat karena menyangkut kerja ekonomi, konsekuensi sosial dari aktivitas ekonomi, serta tindakan pemerintah mempengaruhi kinerja ekonomi dan struktur institusional dari pemerintah.

"Selama lebih dari dua dasawarsa terakhir ini Hallsworth Fellowship cukup bergengsi di dunia dan menarik minat para peneliti, namun yang menerimanya harus melakukan penelitian di Universitas Manchester," tutur Yanuar.

Kajiannya tentang inovasi di sektor ketiga, yaitu non-pemerintah, non-bisnis, dilakukannya di Manchester Business School. Kajian tersebut dipandang oleh Komite Hallsworth mempunyai dampak besar terhadap ekonomi-politik di negara berkembang maupun di negara maju.

Naik pangkat

"Hallsworth Fellowship Award" merupakan skema penghargaan dan pengakuan atas capaian akademik yang dirintis Profesor H M Hallsworth tahun 1944 untuk mengembangkan studi ekonomi-politik. Berdasarkan catatan Universitas Manchester, Yanuar adalah warga Asia Tenggara pertama yang menerima "Hallsworth Fellowship Award" sejak diberikan pertama kali pada 1944 silam.

Tahun ini, lebih dari 400 kandidat "Hallsworth Fellowship Award" datang dari seluruh penjuru dunia, termasuk Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara di Eropa termasuk Inggris. Pada umumnya, penerima penghargaan tersebut berasal dari negara-negara maju. Laksana "bintang baru", pada 2010 inilah kali pertama penghargaan tersebut jatuh ke tangan seorang peneliti dari negara berkembang seperti Indonesia.

Tercatat, selama di Manchester sampai saat ini, Yanuar telah terlibat dalam lebih dari 17 penelitian yang didanai oleh Dewan Riset Eropa, Dewan Riset Inggris, dan Dirjen Riset Uni Eropa. Kajian-kajiannya banyak berfokus pada bidang inovasi dan keberlanjutan (Innovation and Sustainability).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.