Rendah, Kualitas Guru Pada Ilmu Dasar!

Kompas.com - 26/07/2010, 13:50 WIB
EditorLatief

BOGOR, KOMPAS.com - Pada penyelengaraan Kongres MIPAnet 2010 di Bogor, Jawa Barat, Senin (26/7/2010), terungkap, kualitas guru yang mengajarkan ilmu-ilmu dasar di sekolah-sekolah jenjang SMA saat ini masih terbilang rendah sehingga para lulusannya tidak tertarik masuk ke fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam. 

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal MIPAnet Dr Hasim. Dia mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Pendidikan Nasional, hanya sekitar 50 persen guru bidang ilmu dasar yang menguasai bidangnya dengan baik.

Hasim, yang juga Dekan Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor (IPB) itu mengatakan, minat masuk FMIPA masih tergolong rendah meskipun di IPB dan UI peminatnya masih cukup tinggi. Rendahnya minat masuk ke jurusan ilmu dasar tersebut disebabkan masih adanya kesan bahwa ilmu-ilmu dasar sulit dipelajari.

"Kesan sulit itu terbentuk karena guru yang mengajarkannya pun kurang menguasai ilmunya. Bahkan, banyak guru yang ketika diberi soal SNMPTN tidak bisa menjawab. Kadang-kadang guru juga minder karena pengetahuan muridnya tentang sains justru lebih tinggi karena ikut bimbingan tes," katanya.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Dodi Nandika, mengatakan, selama ini masih ada kesan MIPA atau ilmu-ilmu dasar kurang menarik, teoritis, kurang aplikatif dan sulit dipelajari. "Padahal sains dan ilmu dasar memiliki nilai strategis, yaitu untuk mengembangkan pengetahuan baru, menjadi jembatan ilmu terapan dan mengembangkan ilmu ekonomi," katanya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Konsorsium Internasional untuk Penelitian dalam Pendidikan Sains dan Matematika, Indonesia masuk peringkat 32 dari 36 negara yang disurvei untuk bidang matematika dan ilmu dasar.

"Dibandingkan negara-negara ASEAN, Indonesia masih tertinggal," kata Dodi.

Adapun MIPAnet merupakan jaringan kerjasama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Kongres dihadiri oleh dekan Fakultas MIPA dari berbagai universitas di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.