Profesi Guru Masih Terbatas

Kompas.com - 12/08/2010, 22:20 WIB
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Pendidikan profesi guru selama enam bulan atau satu tahun di lembaga pendidikan tenaga kependidikan masih dijalankan secara terbatas. Padahal, kebutuhan guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai guru profesional sudah mendesak.

Tidak semua guru saat ini dapat memperoleh sertifikat pendidik lewat program sertifikasi dengan penilaian portofolio. Ditambah lagi, hingga tahun 2015 nanti ada sekitar 300.000 guru yang pensiun.

Sesuai ketentuan dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, guru harus berkualifikasi D4/S1 dan memiliki sertifikat pendidik. Dengan demikian calon guru dari sarjana pendidikan maupun nonkependidikan harus ikut peendidikan profesi guru.

Bedjo Sujanto, Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kamis (12/8/2010), menjelaskan, pendidikan profesi guru dijalankan LPTK sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Program ini sudah dimulai tahun lalu, tetapi baru untuk guru dalam jabatan. Pendidikan profesi guru baru untuk guru yang sudah ada. "Untuk umum yakni lulusan sarjana pendidikan dan nonkependidikan belum dibuka," ujar Bedjo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.