Gaji Naik, Kualitasnya Belum Tentu....

Kompas.com - 19/08/2010, 11:48 WIB
EditorLatief

JAKARTA- KOMPAS.com - Kenaikan tunjangan profesi guru perlu diapresiasi, tetapi sekaligus juga dikiritisi karena dinilai belum imbang. Keputusan kenaikan tersebut diharapkan tidak hanya diberlakukan untuk guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS), tetapi juga guru-guru swasta.

“Kita apresiasi kerja pemerintah, tetapi jangan langsung berpikir jika gaji guru naik secara otomatis kualitas gurunya juga naik, itu semua butuh proses,“ ujar Koordinator Forum Guru Independen Indonesia (FGII), Suparman, di Jakarta, Kamis (19/8/2010).

Di sisi lain, lanjut Suparman, kenaikan gaji guru jangan hanya dilakukan untuk PNS, tetapi juga guru-guru swasta. Sekitar 60-70 persen guru swasta di Indonesia masih berpenghasilan di bawah Upah Minimun Regional (UMR).

“Guru swasta kurang diperhatikan pemerintah, mereka tidak memiliki jaminan sosial dan jaminan hari tua,“ ungkap Suparman. “Selain pemerintah, saya rasa masyarakat juga harus mendukung kenaikan gaji guru, karena ini merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap kinerja guru yang tugasnya untuk mencerdaskan bangsa,“ ucapnya.

Diberitakan di Kompas.com, Selasa (18/8/2010), Presiden RI mengungkapkan komitmen pemerintah untuk menaikkan tunjangan profesi guru. Anggaran tunjangan profesi guru pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2010 sebesar Rp 6,1 triliun, naik menjadi Rp 17,1 triliun pada RAPBN 2011. Dengan kenaikan gaji bagi PNS sebesar 10 persen, guru berpangkat terendah dengan gaji Rp 2.496.100 bertambah penghasilannya menjadi Rp 2.654.000 per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.