Penelitian Harus Bersifat Jangka Panjang

Kompas.com - 31/08/2010, 11:14 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menegaskan, penelitian di Indonesia tidak boleh bersifat jangka pendek yang hanya memaparkan satu topik lalu selesai. Penelitian yang harus difokuskan adalah penelitian yang bersifat jangka panjang.

Demikian Mendiknas saat menghadiri acara buka puasa bersama media, Senin (30/8/2010), di Jakarta. "Pemerintah saat ini telah merancang dua program untuk penelitian," ujar Nuh.

Pertama, program penelitian untuk menjawab subsitusi impor. Hal ini mengingat masih banyak produk-produk Indonesia yang diimpor dari luar sehingga harus ada penelitiannya dan bisa dimanfaatkan hasilnya. Kedua, program penelitian diarahkan untuk mengantisipasi perkembangan ilmu di masa depan seperti segala yang terkait dengan teknologi, yang sampai saat ini kurang dimanfaatkan secara maksimal. Adapun dana penelitian untuk tahun ini akan difokuskan untuk kedua program tersebut.

Nuh mengungkapkan, penelitian tidak berangkat dari bawah, tetapi sudah harus punya topik. Selanjutnya, perguruan tinggi menyanggupi melakukan riset sehingga dana risetnya disiapkan oleh pemerintah.

"Penelitian itu jika dikerjakan dan diyakini secara konsisten pasti berhasil. Orang lain pun meneliti dan pasti ada hasilnya, tetapi harus tekun dan sampai selesai, baru pindah meneliti yang lain," ujar Nuh.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X