Parah, 6 dari 10 Sekolah Tilap Dana BOS! - Kompas.com

Parah, 6 dari 10 Sekolah Tilap Dana BOS!

Kompas.com - 06/12/2010, 16:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jauh sebelum Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK Perwakilan Jakarta menemukan indikasi penyimpangan dan kerugian negara senilai Rp 5,7 miliar dalam pengelolaan dana BOS, BOP, dan block grant di enam SMPN dan satu SD di Jakarta pada 2009, pada 2007 BPK juga menemukan penyelewengan dana BOS yang lebih parah. Data BPK menyebutkan, terjadi penyimpangan pada 2.054 sekolah dari 3.237 sampel sekolah yang diperiksa dengan nilai penyimpangan lebih kurang Rp 28,1 miliar.

"Artinya, terdapat enam dari sepuluh sekolah melakukan penyimpangan pengelolaan dana BOS pada tahun 2007 dengan rata-rata penyimpangan sebesar Rp 13,6 juta," kata Febri Hendri, peneliti senior Indonesian Corruption Watch (ICW), di kantor Kementerian Pendidikan Nasional di Jakarta, Senin (6/12/2010).

Diberitakan sebelumnya, ICW dan Koalisi Anti Korupsi Pendidikan (KAKP), Senin (6/12/2010), mendatangi kantor Kementerian Pendidikan Nasional untuk menyerahkan salinan putusan Komisioner Informasi Pusat (KIP) dan audit dari BPK Perwakilan Jakarta. Kedatangan itu untuk menyerahkan salinan putusan KIP dan temuan BPK terhadap enam SMPN dan SDN berupa kerugian sebesar Rp 5,7 miliar karena penyelewengan pengelolaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), serta block grant Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

Febri mengatakan, penyimpangan dana BOS di tingkat sekolah disebabkan oleh rendahnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi warga atas pengelolaannya.

"Pengelolaan dana BOS selama ini cenderung tertutup dan tidak mengikuti panduan pengelolaan dana BOS yang telah dibuat Kemdiknas," papar Febri.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLatief

    Terkini Lainnya

    Timses Jokowi-Ma'ruf Ingatkan Pejabat agar Hati-hati dengan Simbol Politik

    Timses Jokowi-Ma'ruf Ingatkan Pejabat agar Hati-hati dengan Simbol Politik

    Nasional
    Gubernur DKI Keluarkan Pergub OK OCE, Standar Operasional Jadi Jelas

    Gubernur DKI Keluarkan Pergub OK OCE, Standar Operasional Jadi Jelas

    Megapolitan
    PBB Bantah Beri Penghargaan kepada Anggota Brimob di Madiun

    PBB Bantah Beri Penghargaan kepada Anggota Brimob di Madiun

    Regional
    Edarkan Sabu, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Tidur di Rumah

    Edarkan Sabu, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Tidur di Rumah

    Regional
    KPU: Iklan Kampanye di Luar Waktu yang Ditentukan Berpotensi Langgar Aturan

    KPU: Iklan Kampanye di Luar Waktu yang Ditentukan Berpotensi Langgar Aturan

    Nasional
    Sebelum Diamankan, Tersangka 'Peluru Nyasar' Tembakkan Hampir 300 Peluru

    Sebelum Diamankan, Tersangka "Peluru Nyasar" Tembakkan Hampir 300 Peluru

    Megapolitan
    Ma’ruf Amin Sebut Defisit BPJS karena Kesalahan Manajemen

    Ma’ruf Amin Sebut Defisit BPJS karena Kesalahan Manajemen

    Regional
    Nurdin Abdullah Luncurkan Aplikasi Aduan Masyarakat Sulsel

    Nurdin Abdullah Luncurkan Aplikasi Aduan Masyarakat Sulsel

    Regional
    Felicette, Kucing Pertama yang Diterbangkan ke Luar Angkasa

    Felicette, Kucing Pertama yang Diterbangkan ke Luar Angkasa

    Internasional
    Sudah 22.970 Warga Terima Kartu Lansia Jakarta

    Sudah 22.970 Warga Terima Kartu Lansia Jakarta

    Megapolitan
    Gerindra DKI: Anak-anak Sedang Belajar, Tiba-tiba PAUD Mereka Digusur Pemerintah...

    Gerindra DKI: Anak-anak Sedang Belajar, Tiba-tiba PAUD Mereka Digusur Pemerintah...

    Megapolitan
    Sekjen PAN Akui Sejumlah Calegnya Menolak Kampanyekan Prabowo-Sandi

    Sekjen PAN Akui Sejumlah Calegnya Menolak Kampanyekan Prabowo-Sandi

    Nasional
    Dua Gadis Remaja Diduga Campurkan Abu Kakeknya untuk Membuat Kue

    Dua Gadis Remaja Diduga Campurkan Abu Kakeknya untuk Membuat Kue

    Internasional
    Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turki

    Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turki

    Internasional
    4 Fakta Baru Bencana Sulteng, Kekurangan Makanan Bayi hingga Akses Jalan Terputus

    4 Fakta Baru Bencana Sulteng, Kekurangan Makanan Bayi hingga Akses Jalan Terputus

    Regional

    Close Ads X