Rumus Kelulusan Tetap Berat Sebelah

Kompas.com - 13/12/2010, 13:41 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika pemerintah menawarkan sistem kelulusan dengan pembagian hasil ujian nasional (UN) 60 % ditambah ujian akhir sekolah (UAS) 40 % dinilai belum signifikan untuk melakukan perubahan terhadap sistem kelulusan. Hal itu dikarenakan UN dan UAS masih dilakukan pada tahap akhir pembelajaran sehingga pada akhirnya UN akan tetap menjadi penentu kelulusan.

"Karena bobotnya 60 persen untuk UN maka UN akan memveto nilai UAS yang juga dilakukan pada akhir pembelajaran. Sistem ini tetap tidak memberikan rasa keadilan pada peserta didik," ujar Ketua Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Suparman kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (13/12/2010).

Suparman mengatakan, jika pemerintah ingin tetap mempertahankan UN, maka untuk menentukan kelulusan peserta didik tidak hanya digabungkan dengan nilai akhir UAS tetapi digabung dengan nilai semester 3, 4, 5 dan 6/UAS lalu ditambahkan dengan UN. Dengan cara itu, hasil rata-rata setelah dibagi 5 menjadi sama dengan 5 atau 5,5 atau 6,00.

Menurut Suparman rumus penghitungan tersebut sederhana, yaitu nilai semeter 3+4+5+6/UAS + UN = 5 atau 5,5 atau 6,0. Cara itu cukup adil karena telah mengikut sertakan nilai semester 3 sampai 6.

"Artinya, penilaian proses belajar anak didik sudah berjalan cukup adil," kata Suparman.

Diberitakan sebelumnya, kelanjutan pelaksanaan UN 2011 akan ditentukan Senin (13/12/2010) siang ini dalam rapat kerja dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh. Rapat lanjutan ini dipastikan bisa memberikan keputusan masa sidang DPR berakhir pada 18 Desember mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.