UI Bantu Tuntaskan Kasus David

Kompas.com - 14/01/2011, 14:38 WIB
EditorLatief

DEPOK, KOMPAS.com - Kasus yang tengah ramai dan menjadi perhatian pihak Universitas Indonesia (UI) saat ini adalah kasus David Welkinson, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UI. David terancam putus kuliah karena diduga tersendatnya pembayaran biaya pendidikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu.

Saat ini pihak UI tengah berupaya menjadi mediator agar terdapat penyelesaian persoalan pembiayaan pendidikan kuliah antara David dan pihak Pemda Bengkulu. Upaya yang dilakukan UI adalah memastikan David tetap bisa berkuliah dengan mengenakan status tunda bayar kepada David. 

"Ini agar dapat memberikan David waktu yang cukup untuk memperoleh solusi dalam masalahnya dengan pemda Bengkulu. Hal itu tentunya dengan dibantu pihak UI sebagai mediator," ungkap Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono kepada Kompas.com, Jumat (14/1/2011).

Vishnu menuturkan, upaya yang UI lakukan ini semata tanggung jawab UI dalam memastikan mahasiswanya bisa terus mendapatkan akses pendidikan sesuai hak dan kewajibannya. UI akan terus berupaya melakukan mediasi dan membantu sesuai dengan otoritasnya. 

"David ini mahasiwa yang masuk melalui jalur KSDI dan kami berharap ia dapat menyelesaikan kuliahnya apabila memenuhi syarat kelulusan seperti yang tercantum dalam perjanjian kerjasama," ungkap Vishnu.

Adapun program KSDI atau Kerjasama Daerah dan Industri (KSDI) adalah program hasil kerjasama antara UI dengan pemerintah daerah (Pemda) dan kalangan industri yang berlokasi di wilayah luar Jawa dan Bali untuk membuka kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswi berprestasi di luar Pulau Jawa Bali menempuh studi di UI. Melalui KSDI, pembiayaan pendidikan mahasiswa dilakukan oleh Pemda serta industri.

"Kami sadar bahwa berbagai kendala masih kerap muncul dalam penyelenggaraan KSDI, salah satunya adalah kasus David ini dan tentu menjadi bahan evaluasi UI ke depannya," kata Vishnu.

Sebelumnya beredar berita ihwal David Welkinson, mahasiswa asal Bengkulu yang menempuh studi S-1 Reguler di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI, tidak dapat meneruskan kuliahnya karena persoalan biaya. Mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5 ini berhasil masuk UI melalui program KSDI yang diperkenalkan UI sejak 2008.

Diketahui, pada awal semester semester kelima kuliah, uang SPP David dari Pemda ternyata tidak turun. Kasus itu kemudian tercium oleh teman-teman David karena dia hampir-hampir tak bisa melanjutkan kuliah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.