Ciputra: Kualitas Guru Jadi Prioritas!

Kompas.com - 14/01/2011, 14:53 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar pada bidang kewirausahaan, Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) bekerja sama dengan Kauffman Foundation, yayasan kewirausahaan terbesar di dunia, untuk melatih dosen-dosen Indonesia dalam Global Faculty Visitor Program (GFVP) selama 6 bulan di Amerika Serikat (AS).

Dalam program tersebut, para peserta akan dilatih para pakar kewirausahaan, antara lain, dari Universitas Harvard, MIT, dan Universitas Stanford. Untuk tahun ini, Indonesia akan mengirimkan empat dosen dari Universitas Ciputra, Universitas Tarumanagara, dan Universitas Bakrie.

Pendiri UCEC, Ir Ciputra, Kamis (13/1/2011), di Ciputra World Marketing Gallery, Jakarta, mengatakan, pendidikan kewirausahaan atau entrepreneurship belum berkembang dan diterapkan secara meluas di sekolah-sekolah, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

”Karena itu, untuk mengembangkan pendidikan entrepreneurship, peningkatan pemahaman dan kualitas guru menjadi prioritas,” kata Ciputra.

Menurutnya, satu-satunya cara terbaik mengatasi kemiskinan adalah dengan entrepreneurship.

”Tidak ada jalan lain. Ubah pola pikir, nilai, karakter, dan budaya. Sayangnya, belum semua orang melihat entrepreneurship,” ujarnya.

Presiden UCEC Antonius Tanan menambahkan, kesadaran terhadap pentingnya kewirausahaan mulai tumbuh di masyarakat.

”Konsep kewirausahaan bukan sekadar berdagang, melainkan menciptakan pengusaha yang memiliki daya inovasi dan kreativitas,” ujarnya. (LUK)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X