"Bilik Sastra" Resmi Mengudara

Kompas.com - 23/01/2011, 14:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Program siaran langsung Radio Republik Indonesia (RRI) bertajuk "Bilik Sastra" resmi mengudara mulai hari ini, Minggu (23/1/2011). Salah satu program Voice of Indonesia RRI yang berisi pembacaan cerita pendek karya para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan dan Hongkong tersebut selanjutkan akan disiarkan setiap Minggu pukul 13.00-14.00.

"Program ini juga disiarkan pakai streaming di http://id.voi.co.id, semua di seluruh dunia yang membuka situsnya bisa mengikuti bilik sastra," ujar Anggota Dewan Pengawas LPP RII, Kabul Budiono saat meresmikan program "Bilik Sastra" di Pusat Dokumentasi Sastra HB Yasin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu.

Siaran perdana Bilik Sastra tersebut, kata Kabul, sengaja digelar di Pusat Dokumentasi Sastra HB Yasin untuk membesarkan hati para TKI. "Karena kan selama ini TKI dipandang sebelah mata. Dengan disiarkan di HB Yasin yang jadi pusat sastra Indonesia, bisa membesarkan hati mereka," katanya.

Pada siaran perdana hari ini, dibacakan dua cerita TKI di Taiwan yang salah satunya berjudul "Surat untuk Inah" karya dari Jeni, TKI di Taiwan. Dalam "Surat untuk Inah", Jeni menceritakan kesetiaan TKI dalam merawat majikannya yang sudah lanjut usia. Dalam bulan-bulan pertama Inah bekerja, diceritakan bagaimana Inah meminta kepada majikannya untuk diizinkan menjalankan ibadah umat muslim dan tidak memakan daging babi yang dilarang agamanya. Sampai pada akhirnya majikan Inah tersebut meninggal dunia dan meninggalkan surat wasiat untuk Inah.

Selain membacakan cerpen karya para TKI, program Bilik Sastra menggelar komunikasi langsung dengan para TKI tersebut. Sejumlah penulis Indonesia seperti Pipit Senja dan Linda Djalil mengomentari langsung tulisan para TKI itu.

Kabul mengatakan, selain mengapresiasikan karya para TKI, program "Bilik Sastra" diharapkan dapat menjadi media komunikasi para TKI dengan keluarga di Indonesia atau dengan pemerintah.


EditorTri Wahono

Close Ads X