Perpustakaan Perahu bagi Warga Terpencil

Kompas.com - 31/01/2011, 19:15 WIB
EditorBenny N Joewono

MATARAM, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperjuangkan bantuan perpustakaan perahu dari Badan Perpustakaan Nasional untuk Kabupaten Lombok Utara agar bisa menjangkau masyarakat di tiga pulau kecil (gili), yaiti Terawangan, Meno, dan Gili Air.

"Badan Perpustakaan Nasional tahun anggaran 2011 menyediakan bantuan empat perpustakaan perahu untuk provinsi kepulauan. Kami mengharapkan satu untuk Kabupaten Lombok Utara," kata Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah NTB Ratna Dewi, Senin (31/1/2011).

Selain sebagai sarana menyampaikan bahan bacaan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, perpustakaan perahu keliling itu juga bisa dijadikan salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke tiga gili tersebut.

Masyarakat di Terawangan, Meno, dan Gili Air hingga kini belum tersentuh program bantuan bahan bacaan dari pemerintah sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat.

"Kalau perpustakaan perahu keliling tersebut bisa terealisasi, masyarakat dan wisatawan di tiga gili itu bisa membaca berbagai jenis buku sambil santai di pinggir pantai," ujarnya.

Namun, yang menjadi kendala, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara saat ini belum siap menerima bantuan tersebut dengan alasan biaya operasional dan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan perpustakaan tersebut.

Badan Perpustakaan Nasional akan memberikan bantuan perahu perpustakaan dengan syarat pemerintah daerah yang menyediakan koleksi buku dan biaya operasional sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Ratnan menyarankan agar Pemkab Lombok Utara mau berbagi anggaran operasional dengan Pemerintah Provinsi NTB.

"Tapi, sepertinya Pemkab Lombok Utara belum siap karena sedang fokus membangun gedung perpustakaan dan arsip daerah. Gedung itu memang harus segera ada agar bisa memperoleh bantuan dari APBD provinsi atau APBN," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X