Perpustakaan HB Jassin Butuh "Disuntik"

Kompas.com - 03/02/2011, 14:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelestarian dokumen-dokumen sastra yang otentik di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin terancam tidak maksimal. Pasalnya, dukungan dana yang didapat dari pemerintah daerah tidak lagi memadai.

"Selama ini kami dapat subsidi dari Pemprov DKI Jakarta. Ada juga donatur swasta, tetapi masih kurang. Soalnya, ruangan yang ada sempit dan biaya untuk mengelola pelestarian dokumen cukup mahal," kata Husein Umar, Ketua Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, dalam peluncuran buku berjudul Permainan Nasib karya Dewi Asiah Rais Abin di Jakarta, Kamis (3/2/2011).

Sebagian penjualan buku yang diterbitkan Persatuan Isteri Veteran Republik Indonesia (Piveri) itu akan disumbangkan untuk perpustakaan HB Jassin. Upaya ini dilakukan Piveri untuk berkontribusi melestarikan dokumen-dokumen sastra yang bernilai sejarah tinggi.

Husein menambahkan, koleksi-koleksi di Pusat Dokumentasi HB Jassin yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta bertambah banyak. Namun, tempat penyimpanannya terbatas dan ruangan semakin sempit.

Saat ini, di pusat dokumentasi itu terdapat 20.000 buku fiksi, 12.000 buku nonfiksi, serta referensi sekitar 600 buku. Selain itu, ada juga 800 naskah drama, 16.000 kliping sastra, dan banyak lagi koleksi lainnya seperti rekaman suara, naskah-naskah tulisan tangan, naskah ketik, dan surat-surat pribadi.

"Terutama kami, ingin supaya naskah dan dokumen asli bisa tepelihara dengan baik. Karena itu, kami terus berusaha untuk menggalang dana dari donatur," ujar Husein.



EditorLatief

Terkini Lainnya

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan

Close Ads X