3.718 Guru Akan Pensiun Tahun 2012

Kompas.com - 02/03/2011, 18:06 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Agus Suradika menyatakan, pensiun masal guru-guru di Jakarta memang benar akan menjadi kenyataan di tahun 2012. Pasalnya, di tahun tersebut angka guru yang akan pensiun melampaui tahun-tahun sebelumnya, mencapai 3.718 guru.

"Kami sudah mendata total guru yang akan pensiun mencapai 3.718 guru PNS di tahun 2012," ucap Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Agus Suradika, Rabu (2/3/2011), saat dihubungi wartawan.

Dari jumlah guru yang akan pensiun tersebut terbanyak berasal dari jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Berikut rincian jumlah guru pensiun di tahun 2012, guru SD 1.112 orang, SMP 2.379 orang, SMA 145 orang, dan SMK 82 orang. Apabila ditotal mencapai 3.718 orang.

Jumlah tersebut mengalahkan angka pada tahun 2011 dan 2013. Di tahun 2011 sebanyak 3.352 guru pensiun dengan rincian: guru SD 843 orang, SMP 2.313 orang, SMA 144 orang, dan SMK 52 orang. Sementara pada 2013 mencapai 3.697 orang dengan rincian: guru SD 1.059 orang, SMP (2.376 orang), SMA (196), dan SMK (66).

Pensiun massal terjadi lantaran pada tahun 1970 hingga 1980-an kebutuhan Jakarta akan guru sangat diperlukan sehingga dilakukan rekrutmen besar-besaran. Tak mengherankan jika kemudian banyak guru yang dengan cepat diangkat menjadi PNS, tidak seperti yang terjadi saat ini.

Menghadapi angka pensiunan guru yang sedemikian tingginya, Agus mengaku tidak khawatir Jakarta akan kehilangan tenaga pendidik yang berujung pada penurunan kualitas. "Tidak khawatir soal itu, karena kalau ada regenerasi kualitas tetap bisa dipertahankan," ujar Agus.

Penggantian posisi akan dilakukan melalui pengangkatan guru honorer dan rekrutmen guru-guru baru disesuaikan dengan kapasitas tenaga pendidik yang kosong semenjak ditinggalkan guru yang hendak pensiun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mapping sedang kami lakukan selama 1-2 bulan ke depan, dari situ kami akan ketahui berapa jumlah kebutuhan guru tetap dan yang akan direkrut," ujarnya.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada dispensasi atau keringanan bagi guru honorer yang selama ini belum juga diangkat meski bertahun-tahun telah mengajar. "Kami tunggu dulu pemetaannya," ucapnya.

Adapun berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta tahun 2010, guru dengan status PNS mencapai 37.206 orang, sedangkan non-PNS (honorer) mencapai 12.267 orang.

"Idealnya, 45.000-50.000 guru PNS diperlukan di Jakarta. Dengan adanya tenaga honorer menunjukkan bahwa Jakarta masih perlu tambahan tenaga pendidik," tandas Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.