"Jangan Takut Kehabisan Persoalan!"

Kompas.com - 16/03/2011, 10:35 WIB
EditorLatief

DEPOK, KOMPAS.com - Rembuk Nasional Pendidikan 2011 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Nasional hari ini, Rabu (16/3/2011), memasuki agenda utama. Bertempat di Pusat Pengembangan Tenaga Pendidikan Kemdiknas, di Bojongsari, Depok, Rembuknas menghadirkan anggota Komisi X DPR RI, Menteri Pendidikan Nasional, pejabat eselon 1 Kemdiknas, serta sekitar 700 tamu undangan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono dalam sambutannya mengatakan, Rembuknas merupakan bagian dari tahapan siklus nasional yang hasilnya akan dibahas secara nasional.

"Rembuknas diyakini bisa tepat untuk mendukung dan mempertajam kerangka kinerja Kemdiknas pada tahun selanjutnya," kata Agung Laksono.

Agung menambahkan, sejak 2009 Pemerintah telah memenuhi amanat konstitusi dengan mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan minimal 20 persen per tahun.

"Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan agar pemanfaatan anggaran fungsi pendidikan tersebut tepat sasaran," kata Agung.

Hingga saat ini, total anggaran fungsi pendidikan pada 2011 sekitar Rp 248 triliun, dan lebih dari 55 persennya dibelanjakan untuk guru.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam sambutannya mengatakan, seluruh institusi pendidikan tak boleh bosan mengurus pendidikan. Kemdiknas tidak boleh bosan mengurus pendidikan dan tidak boleh khawatir akan kehabisan persoalan.

"Persoalan pendidikan tak akan pernah habis menyangkut tiga hal, pertama, pendidikan pasti terkait dengan manusia, tidak akan selesai selama manusianya masih ada. Kedua, pendidikan menyangkut ilmu pengetahuan, dan ketiga, pendidikan terkait masa depan," ujarnya.

Adapun Rembuknas tahun ini terdiri dari tiga sidang pleno yang terdiri dari paparan Menteri Perekonomian mengenai sumber daya manusia, paparan Wamendiknas tentang Pendidikan Kebangsaan, serta paparan Badan Peneriksa Keuangan tentang keuangan. Rembuknas pendidikan ini akan mendiskusikan berbagai isu pendidikan seperti, pendidikan anak usia dini (PAUD), rintisan pendidikan bertaraf internasional/sekolah bertaraf internasional (RSBI/SBI), jaminan kepastian layanan pendidikan bermutu dan berdaya saing internasional secara efektif dan efesien, serta mewujudkan bahasa Indonesia sebagai jatidiri bangsa dan penguatan tata kelola serta efektivitas pelaksanaan misi Kemdiknas.

Rembuknas pendidikan 2011 diharapkan dapat mempertajam dan mengevaluasi kinerja Kemdiknas tahun 2010, serta membahas implementasi proses dan menghimpun bermacam masukan untuk kerangka kinerja Kemdiknas pada 2012.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.