Fenomena Norman Puncak Kejenuhan Publik

Kompas.com - 08/04/2011, 19:33 WIB
EditorJodhi Yudono

GORONTALO, KOMPAS.com--Sosiolog dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Funco Tanipu, mengemukakan aksi goyang India yang seketika melejitkan nama Briptu (Pol) Norman Camaru, dipandang sebagai puncak  kejenuhan publik atau masyarakat umumnya.

Menurutnya, publik akhir-akhir ini senang dengan hiburan, karena jenuh  dengan wacana media yang terus menerus mengangkat  kasus korupsi, politik yang tidak etis, kriminal, dan contoh buruk dari elit yang seperti tak ada habisnya.

"Norman adalah simbol perlawanan publik yang jenuh bahkan muak dengan semua itu," kata dia.

Sebagai seorang polisi, lanjutnya, Norman juga dinilainya telah  berhasil meruntuhkan kesan publik yang negatif pada Polri selama ini.

Karena selama ini Polri terkesan berjarak dengan publik, namun dengan aksi  Norman di Youtube, setidaknya itu pupus  seketika. "Namun hal ini saya perkirakan hanya berlangsung sesaat," kata Funco, Jumat.

Di sisi lain, ujarnya lagi, fenomena Norman sekaligus mengukuhkan peran jejaring social, yang ternyata  begitu penting dalam penyebaran informasi.

Menurut dosen muda ini, fenomena tersebut sekaligus menjadi peringatan  bagi media cetak yang hingga hari ini belum merambah dunia maya atau jejaring sosial.

Aksi yang dilakukan oleh Norman tersebut, sejak beberapa hari terakhir ini ramai dibicarakan, bahkan hampir setiap saat menghiasi berita pada sejumlah media.

Bahkan bukan saja rekan-rekannya sesama Polri yang tertarik melihat aksinya tersebut, namun mendapat perhatian dari para selebriti papan atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.