Sekolah Nyaris Rubuh, Siswa Terancam

Kompas.com - 15/04/2011, 10:45 WIB
EditorPepih Nugraha

PINRANG, KOMPAS.com - Gedung SDN 276 Alitta, yang berada di Dusun Polejiwa, Kecamatan Mattirobulu, sekitar 16 kilometer dari jantung kota Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, kondisinya memprihatinkan. Kondisinya tak lebih dari kandang hewan.

Bangunannya hampir runtuh, atap tinggal separuh bagian dan lantai kelas yang hampir seluruh bagiannya rusak, menambah kumuh sekolah yang dibangun tahun 1982 ini.

Dari tujuh ruang yang ada, hanya satu ruang saja yang layak pakai. Akibatnya, murid kelas satu hingga kelas enam, mengikuti pelajaran di ruang kelas yang sama secara bersamaan, sehingga tak jarang murid tak fokus karena memperhatikan kelas lain. Jumlah murid yang dulu mencapai puluhan orang menyusut tersisa 15 anak saja.

Pussupa, warga setempat kepada Kompas.com Rabu lalu mengatakan, harapan warga setempat melihat anak-anak mereka mengenyam pendidikan layak, pupus sudah, seiring surutnya semangat anak-anak mereka yang enggan bersekolah lantaran buruknya kondisi bangunan, ditambah ulah para guru yang malas datang mengajar.

"Kami malu ketika tahu anak-anak kami hanya sedikit yang bisa baca dan tulis," katanya. Rani, salah satu murid kepada Kompas.com Kamis kemarin mengaku, jumlah temannya semakin sedikit, karena semakin banyak yang berhenti bersekolah. Ada yang memilih tinggal di rumah, dan sebagian memilih menyeberang ke daerah lain sebagai buruh tani.

"Kami harap bapak pemerintah memperbaiki sekolah kami, karena kalau tidak belajar kami akan terganggu," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pinrang Andi Mappanyukki mengatakan, sekolah tersebut baru bisa dibenahi pembangunannya pada tahun 2012 mendatang dengan alasan keterbatasan dana.

"Sekolah tersebut tetap kami perhatikan, tetapi baru bisa di perbaiki tahun 2012 mendatang. Soal gurunya yang malas, akan kami tegur," janjinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.