Hah, 3 Soal UN Bahasa Indonesia Hilang

Kompas.com - 18/04/2011, 17:03 WIB
EditorBenny N Joewono

BANJARBARU, KOMPAS.com — Pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA/sederajat hari pertama di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, diwarnai hilangnya tiga soal Bahasa Indonesia akibat lembaran soal ganda.

Lembaran soal ganda ditemukan di salah satu ruangan ujian SMAN 2 Banjarbaru saat pelaksanaan ujian, Senin (18/4/2011), di mana soal program studi Bahasa Indonesia halaman 5 dan 6 terdapat kesamaan materi soal dalam satu lembaran.

"Lembaran soal halaman 5 dan 6 sama dan soal yang tertulis hanya nomor 6 dan 7, sedangkan soal nomor 8 hingga 10 tidak ada karena soalnya loncat ke nomor 11," ujar Ketua Panitia Ujian SMAN 2 Banjarbaru, Saryono.

Temuan soal ganda hingga membuat tiga soal hilang pada paket soal dengan nomor seri 27 itu langsung ditindaklanjuti berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel.

Arahan lisan yang diperoleh panitia ujian setempat dari Dinas Pendidikan provinsi, peserta ujian nasional tetap melanjutkan menjawab soal ujian yang jumlah keseluruhan sebanyak 50 soal, kecuali tiga soal yang hilang tersebut.

"Kemungkinan tiga soal yang hilang itu tidak diperhitungkan atau dijadikan bonus, tetapi kebijakan itu merupakan wewenang dinas pendidikan provinsi sehingga kami hanya melaksanakan apa yang diarahkan," ungkapnya.

Kepala SMAN 2, Khairil Anwar, mengatakan, lembaran soal ganda hingga menghilangkan tiga nomor soal itu diharapkan menjadi bonus bagi peserta ujian karena kesalahan terjadi akibat proses pencetakan.

"Harapan kami, ketiga soal yang hilang itu dijadikan bonus karena kesalahan bukan pada peserta, tetapi terjadi saat proses pencetakan soal sehingga kami kurang setuju jika soalnya tidak diperhitungkan," ungkapnya.

Koordinator pengawas ujian nasional independen, Ahmad Yusran, ditemui di sela pantauan di SMAN 2 Banjarbaru mengatakan, temuan lembaran soal ganda yang membuat tiga soal hilang itu kemungkinan akibat kesalahan pada master soal.

"Kami melihat, kemungkinan kesalahan pada master soal yang kurang lengkap sehingga begitu soal dicetak, hasilnya ganda dan tiga soal hilang," ujar koordinator tim B dari Unlam Banjarmasin itu.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendapat laporan serupa di Kabupaten Banjar, tetapi temuan itu tidak mengganggu proses ujian karena langsung disikapi panitia dengan memperbolehkan peserta menjawab soal selanjutnya.

"Meskipun tidak mengganggu proses ujian, laporan dan temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sehingga ke depan pelaksanaan ujian semakin baik," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.