Banyak Sekolah Membiarkan Kecurangan

Kompas.com - 21/04/2011, 12:05 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga hari kedua pelaksanaan ujian nasional jenjang SMA/SMK sederajat, tim pengawas dari perguruan tinggi masih menemukan kecurangan di sejumlah sekolah. Tim pengawas menilai sejumlah sekolah itu kurang percaya diri pada kemampuan murid-muridnya.

"Akibatnya, guru membantu memberikan jawaban dan membiarkan muridnya mencontek di ruang ujian," kata Ketua Kepengawasan dan Pemindaian Ujian Nasional DKI Jakarta Soeprijanto, Rabu (20/4/2011) di Jakarta.

Kecurangan antara lain ditemukan di sekolah-sekolah yang masih menumpang di sekolah lain.

"Ditemukan kasus penggandaan kunci lemari penyimpanan naskah soal. Masih diselidiki apakah naskah soalnya juga bocor," kata Soeprijanto yang juga Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Jakarta.

Soeprijanto mengatakan, pengawasan masih dilakukan oleh perguruan tinggi karena berharap akan ada peningkatan mutu UN.

"Jika kejujuran dalam UN sudah ditegakkan, perguruan tinggi tidak perlu lagi menjadi pengawas UN," katanya.

Namun, jika kecurangan masih terjadi, berarti kualitas UN masih rendah. Jika ini dibiarkan berlanjut, perguruan tinggi belum bisa sepenuhnya percaya dan menerima UN sebagai "kunci masuk" ke PTN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soeprijanto mengakui, pengawas dari perguruan tinggi masih terbatas jumlahnya. Tahun ini dosen yang dilibatkan untuk melakukan pengawasan UN di DKI Jakarta mencapai 1.391 orang dan ditugaskan untuk melakukan pengawasan di rayon serta berbagai SMA dan SMK. (LUK)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.