Kemdiknas: Ganti Judul, Kewarganegaraan!

Kompas.com - 06/05/2011, 14:13 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Kurikulum dan Buku Kementerian Pendidikan Nasional (Kapuskurbuk Kemdiknas) Diah Harianti menegaskan, bahwa tidak ada perbedaan isi antara mata pelajaran pendidikan Pancasila dan pendidikan Kewarganegaraan. Satu-satunya yang membedakan kedua mata pelajaran tersebut hanya pada namanya.

"Sebetulnya, mata pelajaran Kewarganegaraan itu tadinya pendidikan Pancasila. Yang diganti itu hanya judul mata pelajarannya saja, disesuaikan dengan judul yang ada dalam UU Sisdiknas, tapi content-nya tidak berubah. Pendidikan tentang NKRI dan cinta tanah air, semuanya ada di situ," kata Diah, Jumat (6/5/2011) siang, di Jakarta.

Diah menjelaskan, semua itu berdasarkan keputusan badan standarisasi nasional pendidikan (BSNP), agar semua mata pelajaran mengikuti nama di dalam muatan kurikulum. Pendidikan kewarganegaraan, lanjutnya, menjadi bagian dari kurikulum satuan pendidikan tingkat nasional dengan standar tinggi.

"Jika content harus dirubah, itu memerlukan waktu yang panjang dan semua ada prosedurnya," ujar Diah.

Ia mengatakan, seluruh pihak sebaiknya jangan terlalu memaksa untuk memodifikasi kurikulum secara terus menerus, kecuali jika itu dilakukan dalam ruang lingkup lokal, seperti di sekolah misalnya.

"Bagi sekolah yang belum mengajarkan pendidikan cinta tanah air, mungkin kurikulumnya perlu dimodifikasi," tambahnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X