Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau, Gelar Sarjana Ganda?

Kompas.com - 06/05/2011, 17:08 WIB

Mahasiswa yang bergabung di program atau kelas internasional itu diajar secara khusus, terpisah dari mahasiswa reguler. Mereka belajar dengan bahasa pengantar bahasa Inggris dan kurikulum yang mengacu pada kurikulum internasional.

Untuk itu, saat pendaftaran, calon mahasiswa mesti melampirkan bukti tes TOEFL yang aman, yaitu di atas 500, sedangkan IELTS mencapai lebih dari 6. Peserta lulusan SMA atau sederajat setara A level atau IB.

Minaldi Loeis, Dean of Programs Binus International, mengatakan, program internasional dimulai pada 2001 sebagai alternatif untuk belajar di luar negeri. Binus awalnya memulai di ilmu komputer yang bermitra dengan Universitas RMIT, Australia. Saat ini, mitra kampusnya berkembang dari Australia, Jerman, Inggris, Selandia Baru, Swiss, Korea Selatan, hingga Dubai.

"Setelah krisis, banyak orangtua yang masih ingin menyekolahkan anak-anak mereka ke luar negeri. Tetapi, kurs dollar yang fluktuatif sempat membuat ngeri juga. Ini peluang bagi Binus untuk menawarkan program internasional," ujar Minaldi.

Minaldi yakin, program internasional bakal diminati karena kelas menengah Indonesia terus berkembang. Selain itu, era globalisasi menuntut generasi masa kini punya wawasan internasional yang membuatnya mampu bersaing di dalam dan luar negeri.

Mahasiswa asal Indonesia pun lebih siap kuliah di luar negeri. Ada waktu persiapan yang cukup bagi lulusan SMA menyiapkan mental hingga mengubah cara belajarnya sesuai tuntutan di kampus luar negeri.

Pada open house kelas internasional Universitas Indonesia (M), awal April lalu, koordinator-koordinator sejumlah fakultas di UI yang punya kelas internasional mempromosikan keunggulan masing-masing program khusus tersebut. Biaya yang ditawarkan relatif lebih ringan karena hanya satu hingga dua tahun kuliah di luar negeri, tetapi bisa memperoleh gelar ganda.

Mahasiswa juga tidak perlu ikut kelas persiapan. Sebab, mereka sudah dipersiapkan di kampus dalam negeri. Ketika memilih universitas di luar negeri, mahasiswa mesti berhitung benar, apakah dirinya mampu memenuhi syarat yang ditetapkan kampus yang dipilih.

Hal penting perlu dipersiapkan adalah skor TOEFL/IELTS, indeks prestasi kumulatif, (IPK), hingga skor menulis sesuai standar kampus yang diincar. Di UI, kelas internasional Fakultas Kedokteran (FK) termasuk yang diburu calon mahasiswa. Mahasiswa internasional akan memperdalam riset kedokteran di kampus di Australia atau Inggris.

"Saya memang ingin kuliah di luar negeri. Sudah cari yang kedokteran di Australia dan Malaysia, tetapi untuk mahasiswa asing syaratnya tidak mudah. Kelas internasional FK UI membuat saya tetap bisa dapat gelar dokter dari luar negeri," kata Mike, mahasiswa semester IV FKUI kelas internasional.

Adapun biaya masuk FKUI sebesar Rp 75 juta. Biaya per semester Rp 35 juta. Di kampus mitra, Monash University, biaya kuliah setahun 42.000 dollar Australia, sedangkan di Melbourne University 48.000 dollar Australia. Biaya tersebut di luar biaya hidup selama di luar negeri. (ESTER LINCE NAPITUPULU)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com