Mendiknas: UN Sudah Kredibel!

Kompas.com - 13/05/2011, 20:38 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyatakan, pelaksanaan ujian nasional tahun ini semakin kredibel. Ke depannya, ujian nasional akan dijadikan sebagai pintu masuk masuk ke perguruan tinggi.

"Karena sudah kredibel, ujian nasional akan kita pakai sebagai bagian dari syarat masuk ke perguruan tinggi," kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) dalam jumpa pers kelulusan ujian nasional di Jakarta, Jumat (13/5/2011).

Walau demikian, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tetap akan mengevaluasi secara mendalam sejumlah daerah yang memperoleh nilai ujian nasional (UN) rendah. Bahkan, ada beberapa sekolah di beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Simeulue Aceh, Jambi, Urei Fasei di Papua, dan Kian Darat di Maluku yang siswanya tidak lulus UN seratus persen.

Nuh mengatakan, selain menjadi tolok ukur penentu kelulusan, hasil UN juga dipakai sebagai upaya untuk memetakan pendidikan di Indonesia.

"Tadi kan ada sekolah yang tidak lulus seratus persen. Itu bisa langsung kita petakan, ada apa di sekolah itu? Kenapa mereka tidak lulus? Jadi, pemetaan itu tujuannya untuk perbaikan," kata Nuh, Jumat di Jakarta.

Rencananya, perbaikan dan evaluasi juga akan dilakukan secara mendalam ke sejumlah daerah yang rutin mengalami nilai UN rendah, setidaknya dalam dua tahun terakhir. Nusa Tenggara Timur (NTT), misalnya, masih memiliki nilai UN paling rendah sepanjang dua tahun ini.

"Kami pernah melakukan intervensi di NTT tahun lalu. Nanti, dengan data itu, kawan-kawan bisa menganalisis lebih dalam lagi kenapa ketidaklulusannya bisa mencapai lima persen. Ini sekaligus untuk kita melihat, apakah ada perbaikan dari lulusan tahun lalu, yaitu bagaimana kabupaten yang dulu telah mendapatkan intervensi kebijakan itu, serta ada perubahan di UN sekarang atau tidak," ujar Nuh.

Seperti diberitakan, sedikitnya 11.443 atau sekitar 0,78 persen siswa SMA dinyatakan tidak lulus UN 2011. Kemdiknas mencatat, jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang persentase ketidaklulusannya mencapai 0,96 persen. Berdasarkan data Kemdiknas, jumlah tersebut dihitung dari semua siswa yang mendaftar UN, yaitu 1.476.575 siswa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.