Komnas PA Dampingi Siswa Pelapor

Kompas.com - 15/06/2011, 09:40 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPA) Arist Merdeka Sirait mendesak Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk membentuk tim pencari kebenaran terkait adanya dugaan kecurangan saat ujian nasional (UN) di SD 06 Petang, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Orangtua siswa bernama MAP, Irma, melaporkan aksi mencontek massal yang diorganisir pihak guru. Anaknya termasuk yang diminta untuk membagi jawaban kepada teman-temannya. Menurut Arist, dugaan terjadinya kecurangan itu memerlukan pembuktian.

"Bahwa perlu ada pencarian kebenaran terhadap kecurangan UN. Peristiwa ini merupakan bentuk doktrin yang mengancam masa depan anak," kata Arist kepada Kompas.com, Rabu (15/6/2011) pagi.

Arist mengungkapkan, kejadian ini dikhawatirkan akan menumbuhkan mental plagiat kepada anak-anak tersebut. Komnas PA juga sudah mengirimkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. "Kami telah bertulis surat kepada Gubernur DKI Jakarta untuk membentuk tim pencari kebenaran. Selain itu, guru, kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan (Disdik) agar benar-benar melihat evaluasi UN. Jika tidak, maka kami khawatir anak-anak ini akan menjadi plagiat di masa yang akan datang," ujarnya.

Pada hari Kamis (16/6/2011) besok, Komnas PA juga akan bertemu Kepala Bagian Kesra dan Masyarakat DKI Jakarta untuk memecahkan permasalahan ini. Dalam pertemuan ini, Komnas PA akan mengajukan dua hal yang diharapkan bisa menjadi solusi.

"Pertama, supaya pemegang kewenangan berkenan membentuk tim pencari kebenaran, dan kedua, kepastian pemberian perlindungan kepada anak," jelasnya.

"Bagaimanapun juga, anak harus diberi jaminan keamanan," tandas Arist.

Berdasarkan laporan yang diterima Komnas PA dari orangtua siswa, awalnya guru mengumpulkan siswa yang menempati ranking 10 besar. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok dan bertugas memberikan jawaban kepada teman-temannya. Salah satu siswa, MAP, mengungkapkan tindakan itu kepada orangtuanya yang kemudian melaporkannya ke Komnas PA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.