Ada 10.000 Kursi PTN di UMB 2011 - Kompas.com

Ada 10.000 Kursi PTN di UMB 2011

Kompas.com - 16/06/2011, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ujian masuk bersama perguruan tinggi atau UMB-PT 2011 yang akan digelar pada 9 Juli mendatang menjadi arena bagi para calon mahasiswa memperebutkan 10.238 kursi yang disediakan pada 467 program studi di 12 perguruan tinggi negeri  dan 8.377 kursi pada 130 porogram studi di perguruan tinggi swasta. Ujian tulis UMB-PT sendiri berdasarkan tes nalar berbasis kurikulum, meliputi tes nalar Sains, tes Matematika dan bahasa, serta tes nalar ilmu sosial yang dilakukan pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 14.15 WIB atau pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.15 WITA.

Ketua perhimpunan seleksi penerimaan mahasiswa baru Nusantara (P-SPMBN), Asman Boedisantoso, mengatakan, UMB-PT menggunakan soal terbaik yang dibuat oleh para pakar yang telah berpengalaman dan dijamin kualitasnya.

"Soal terbaik dan tanpa subyektivitas. Satu butir soal harganya Rp 3 juta," ujar Asman kepada Kompas.com, Kamis (16/6/2011) di Jakarta.

Untuk pendaftarannya dapat diakses melalui www.spmb.or.id atau www.penerimaan.spmb.or.id/umb/utama mulai  1 Juli-7 Juli 2011. Hasil UMB-PT akan diumumkan mulai pukul 18.00 pada tanggal 17 Juli 2011 melalui http://penerimaan.spmb.or.id. Adapun biaya pendaftaran untuk semua kelompok (IPA, IPS, dan IPC)  dari Rp 275.000  hingga Rp 500.000.

Pada tahun 2011 ini UMB-PT diikuti oleh 12 perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu Universitas Syiah Kuala Malikussaleh, Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Palangka Raya, dan UIN Alaudin Makassar. Selain itu, juga diikuti oleh delapan perguruan tinggi swasta (PTS), seperti Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Yarsi, Universitas Bakrie, Universitas Nasional, Universitas Pancasila, Universitas Trisakti, Universitas Widyatama, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, dan International Development Program.


EditorInggried

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X