Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wow, Gerbong Perpustakaan Bikin Kejutan

Kompas.com - 20/07/2011, 17:54 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meluncurkan kereta batik, PT Kereta Api Indonesia kini meluncurkan Kereta Pustaka Indonesia. Tentu saja bukan berarti perpustakaan akan hadir dalam satu rangkaian kereta api. Melainkan satu gerbong disulap sebagai perpustakaan berjalan.

"Gerbong itu sebenarnya sudah tidak dipakai. Itu aslinya gerbong barang, lalu kita buat jadi gerbong perpustakaan. Selama ini kereta api hanya ada gerbong restoran, nah kita buat perpustakaan," kata Kepala Pusat Pelestarian PT. KAI Ella Ubaidi pada pembukaan pameran pameran "Perkeretaapian Indonesia Dalam Peradaban Bangsa" di Stasiun KA Beos, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Gerbong barang B 80101 disulap menjadi Kereta Pustaka Indonesia sebagai gerbong baca dan museum bergerak. Gerbong tersebut mulai dinas pada tahun 1980. Walau usianya sudah tua, kondisinya masih layak pakai dan siap operasi. Proses pengerjaan dilakukan di Balai Yasa Manggarai pada 22 Juni 2011 dan selesai pada bulan Juli. Pada acara pembukaan pameran, segenap undangan diberi kesempatan untuk melihat-lihat gerbong tersebut.

Gambar lima stasiun cagar budaya yang berada di Jakarta menghiasi dinding luar gerbong. Stasiun tersebut antara lain Stasiun Jatinegara, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Tanjung Priok. Ada pula gambar bangunan cagar budaya yang berhubungan dengan perkeretaapian seperti Lawang Sewu, Kantor SCS Tegal, Stasiun Kediri, Stasiun Cilacap, dan Stasiun Cirebon.

"Kami baru ada satu gerbong ini. Tahun depan targetnya ada 4 lagi, tapi kita lihat nanti. Kemarin sudah punya restoran dengan motif batik. Mungkin nanti ada ide-ide lain," kata Ella. Menariknya, gerbong perpustakaan tersebut akan menjadi kejutan bagi penumpang kereta api. Karena gerbong tersebut akan dipasangkan dalam rangkaian kereta api.

"Jadi nanti penumpang untung-untungan, pas lagi rezeki bisa dapat kereta api yang ada gerbong perpustakaannya. Kita nggak bilang, itu surprise-nya. Bisa aja gerbong perpustakaan adanya di jalur kereta Jakarta-Yogyakarta atau rute lainnya. Pas penumpang naik, baru nanti kita bilangin," jelas Ella.

Pameran tersebut merupakan hasil kerja sama antara Ditjen Sejarah dan Purbakala (Sepur) Kemenbudpar dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pameran berlangsung dari tanggal 19-26 Juli 2011. Dalam pameran, pengunjung dapat melihat pameran foto bangunan stasiun kereta api di Indonesia dan juga kehidupan di lingkungan stasiun. Stasiun-stasiun yang ditampilkan adalah stasiun yang masuk dalam cagar budaya.

Setelah pameran usai, materi pameran akan dipindahkan ke dalam Gerbong Cagar Budaya yang sudah disiapkan dan selanjutnya dapat digandengkan dalam rangkaian kereta api untuk berkeliling wilayah Jawa. Gerbong tersebut akan berhenti beberapa hari di masing-masing stasiun sehingga masyarakat setempat bisa melihat pameran tersebut.

Setiap foto juga dilengkapi sejarah dan informasi mengenai stasiun terkait. Ada pula pemutaran film dan permainan yang bernuansa stasiun kereta api. Pameran tersebut juga didukung oleh beberapa museum di Kota Tua Jakarta yaitu Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Museum Bahari. National Geographic Indonesia berpartisipasi pula menyumbangkan beberapa koleksi foto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+