Database Kemendiknas Lemah

Kompas.com - 25/07/2011, 08:41 WIB
EditorInggried

BANDUNG, KOMPAS.com — Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional Nono Adya Supriatno mengatakan, Kementerian Pendidikan Nasional tidak mempunyai data individual terkait jumlah siswa miskin jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Hal ini diakuinya sebagai kelemahan Kemendiknas dan ditengarai sebagai salah satu pemicu sulitnya menekan angka putus sekolah.

Menurut Nono, kesulitan menyajikan data individual siswa miskin disebabkan sumber daya pekerjanya tidak mampu memperoleh dan mengolah data tersebut dari berbagai sumber. Meski demikian, dirinya merasa masyarakat harus memahami sulitnya menyajikan data individual siswa miskin. Mengingat, negara besar seperti Amerika baru bisa menyelesaikan data individual untuk mengintervensi pembangunan pendidikan selama lebih dari 10 tahun.

"Data itu berat. Yang salah adalah tenaga yang seharusnya membuat data dari berbagai sumber," kata Nono ketika menjadi narasumber dalam lokakarya "Membedah Pembiayaan Pendidikan", Sabtu (23/7/2011) di Bandung, Jawa Barat.

Ia menambahkan, hal itu menyebabkan hingga saat ini Kemendiknas selalu merujuk dari data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) tentang jumlah keluarga miskin. Siswa miskin itu berasal dari keluarga yang tergolong miskin.

"Pengambilan data dari BPS dengan pendekatan saja. Kita asumsikan, ketika orangtuanya miskin, maka anak-anaknya itu masuk dalam kategori miskin,” ujarnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.