Lulusan PhD Pilih Jadi Guru SD

Kompas.com - 13/09/2011, 10:33 WIB
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com — Saat ini makin banyak lulusan PhD atau tingkat doktoral (S-3) Singapura yang memilih menjadi guru sekolah dasar (SD) daripada menjadi dosen. Alasannya, menjadi guru SD lebih menarik karena dapat mengenal langsung anak-anak dan meletakkan dasar pengajaran kepada mereka. Salah satu lulusan PhD yang lebih memilih mengajar di SD itu adalah Dr Karen Soh.

"Doktor Soh tidak sendiri, cukup banyak PhD menjadi guru di SD hingga SMU di Singapura. Menurut staf Kementerian Pendidikan Singapura, ada 80 lulusan PhD yang menjadi guru di SD hingga SMA," tulis Julianto Simanjuntak, jurnalis warga yang menulis di Kompasiana.

Soh, wanita lajang berusia 46 tahun, adalah lulusan Perth’s Curtin University of Technology dan memilih menjadi guru SD daripada dosen, tulis Simanjuntak yang juga penulis buku ini, mengutip The Straits Times, edisi 6 September 2011.

"Sering orang menanyakan mengapa dia tetap menjadi guru SD. Jawabnya singkat, 'Mengajar anak-anak SD ini sungguh menyenangkan, saya ingin berelasi dengan mereka dan meletakkan dasar. Kalau mengajar di level yang lebih tinggi kurang menarik'," tulis Simanjuntak.

Motivasi Dr Soh saat mengambil PhD bukanlah supaya bisa dapat gaji atau kedudukan lebih tinggi, melainkan supaya bisa mendalami bidang yang mereka ajarkan di kelas dan mendapatkan pengertian yang lebih lengkap sehingga dapat mengajar dengan lebih baik.

Siapa lagi lulusan PhD yang memilih menjadi guru SD di Singapura daripada menjadi dosen di perguruan tinggi, bagaimana, dan berapa mereka digaji? Silakan ikuti tulisan Simanjuntak selengkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.