STEI ITB Gelar Pelatihan Mikro Kontroler

Kompas.com - 21/09/2011, 13:51 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) menggelar pelatihan mikrokontroler MSP430 dan Stellaris. Bekerjasama dengan Avnet Asia dan Texas Instrument Singapore serta diprakarsai oleh PT Nesyer Electronic, pelatihan ini terbuka untuk umum dan berlangsung selama dua hari, 20-21 September 2011.

Dalam pelatihan ini, para pembicara langsung didatangkan dari Singapura. Di antaranya adalah Jimmy Kuah dan Ng Poh Leong perwakilan dari Avnet Asia sebagai pembicara pada pelatihan MSP430. Sementara pada pelatihan Stellaris, yang menjadi pembicara adalah Eddie Koh dan Dunman Teo dari Texas Istrument Singapore.

Salah seorang peserta, yang juga merupakan mahasiswa semester IX STEI ITB, Zamroni mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan MSP430. Baginya, salah satu fitur yang terdapat dalam MSP430, yaitu low power sangat penting untuk lebih dikenalkan dan dikembangkan, karena mengusung isu hemat energi.

"MSP430 merupakan salah satu jenis mikro kontroler yang hemat energi untuk aplikasi engineering. Misalnya untuk membangkitkan sinyal yg digunakan untuk kontrol power sistem. Saya lebih memilih isu hemat energi, karena jika digunakan dalam skala besar maka manfaat juga semakin besar," kata Zamroni, Rabu (21/9/2011), di STEI ITB, Bandung, Jawa Barat.

Peserta lainnya, Purwatmo Kristiyanto (26) yang berprofesi sebagai hardware engineer secara khusus datang dari Jakarta hanya untuk mengikuti pelatihan Stellaris. Ia mengaku sangat ingin mendalami mikro kontroler, meski sebelumnya sudah pernah mengikuti pelatihan serupa di Singapura.

"Saya selalu tertarik dengan pelatihan ini untuk menambah, mengasah dan mendalaminya. Stellaris seperti chip untuk telepon selular. Saya  pelajari bagaimana cara programnya," ujar pria yang akrab disapa Iyan ini.

Managing Director PT Nesyer, Heryadi Kumara yang memprakarsai pelatihan ini mengatakan, dirinya sengaja menggelar pelatihan MSP430 dan Stellaris di Bandung karena beberapa alasan. Salah satunya adalah tentang penilaiannya jika engineer lebih banyak berada di Bandung.

Ia berharap, dengan adanya pelatihan seperti ini, akan membawa angin segar dan semangat baru untuk semua pihak yang berprofesi atau berkeinginan menjadi seorang engineer.

"Kita pilih Bandung, karena menurut saya engineer di sini lebih banyak dibandingkan kota lain. Selain itu juga untuk mensiasati biaya. Engineer itu kan pas-pasan, jika kami buat di Jakarta maka orang Bandung akan berat tetapi tidak berlaku sebaliknya," kata Heryadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.