Kemdiknas Akan Evaluasi RSBI

Kompas.com - 23/09/2011, 10:30 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan Nasional akan mengevaluasi rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dari segi nilai moral dan akhlak. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas Hamid Muhammad mengatakan, hingga saat ini, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdiknas masih melakukan evaluasi terhadap RSBI.

Meski Balitbang yang memimpin evaluasi terhadap RSBI, dirinya secara langsung meminta agar evaluasi terhadap RSBI dapat mengaitkan semua indikator, dan bukan hanya sebatas perubahan akademik.

Hamid menjelaskan, indikator utama dalam evaluasi RSBI adalah semua indikator yang berkaitan dengan input, proses, dan output sekolah. Itu menandakan, selain penilaian rapor sekolah, masalah moral dan akhlak akan menjadi perhatian penting dalam evaluasi RSBI.

"Untuk output sekolah mencakup akademik dan nonakademik, termasuk akhlak dan karakter siswa. Ini yang akan saya masukkan menjadi penilaian. Namun, kami tetap akan menunggu hasil evaluasi dari Balitbang," kata Hamid saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/9/2011) pagi.

Ia menambahkan, moral dan akhlak menjadi bagian penting dalam RSBI karena sekolah jenis ini merupakan panutan bagi sekolah standar nasional (SSN) dan sekolah umum lainnya. Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang tak bisa menunjukkan poin moral dan akhlak pada peserta didiknya, status RSBI tidak akan mudah diberikan.

Sebagai informasi, usulan Balitbang Kemdiknas terkait indikator evaluasi RSBI di antaranya adalah sistem perekrutan siswa tidak boleh mengedepankan sisi ekonomik, tetapi akademik, nilai Ujian Nasional (UN) yang harus lebih tinggi daripada sekolah nasional, serta tidak boleh ada pungutan di tingkat SD dan SMP.

"Sedangkan tingkat SMA masih diusahakan untuk tidak meminta pungutan kepada siswa," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data Kemdiknas, jumlah sekolah berstatus RSBI di seluruh Indonesia saat ini mencapai 1.305 sekolah. Dengan rincian SD (239), SMP (356), SMA (359), dan SMK (351).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.