LIPI: Pengembangan Iptek Jalan di Tempat

Kompas.com - 10/10/2011, 11:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil riset Pusat Penelitian Perkembangan Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Pappiptek LIPI) menyimpulkan, proses penciptaan,  pengembangan dan pemanfaatan Iptek di Indonesia masih berjalan di tempat dan belum sesuai seperti yang diharapkan. Hal itu dikemukakan Kepala Pappiptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Husein Avicenna dalam seminar bertema "Peran Jejaring dalam Meningkatkan Inovasi dan Daya Saing Bisnis" di Jakarta, Senin (10/10/2011), yang dihadiri Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Suharna Surapranata, dan Ketua Komite Inovasi Nasional Zuhal.

"Hasil penelitian Pappiptek memperlihatkan bahwa interaksi antarsistem inovasi, yakni kalangan akademis (peneliti), pemerintah dan dunia bisnis, masih lemah," kata Husein.

Ia juga mengungkapkan, pembangunan struktur industri manufaktur Indonesia juga masih didominasi produk-produk dengan kandungan teknologi rendah yang tidak banyak membutuhkan riset.  

"Nilai output produk manufaktur dengan kandungan teknologi rendah jauh lebih besar ketimbang nilai output produk manufaktur dengan kandungan teknologi menengah rendah, teknologi menengah tinggi dan teknologi tinggi," ujarnya.   

Sementara itu, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Lukman Hakim mengatakan, masalah umum yang dihadapi negara ini adalah tidak adanya interaksi antara aktor yang terlibat dalam sistem Iptek dengan sektor produksi nasional.  

Hal yang dilakukan para peneliti tidak teraplikasikan di dunia industri dan apa yang dikerjakan dunia industri tidak menggunakan hasil riset dalam negeri karena hanya mengimpor teknologi dari luar. Sementara itu, regulasi pemerintah kurang mendukung keterkaitan ketiganya.

"Hal ini menyebabkan sektor produksi nasional menjadi kurang berkembang dan semakin tergantung pada bahan-bahan dan teknologi impor," ujarnya.

Lukman mengatakan, tahapan pengembangan Iptek dimulai dari kegiatan penelitian diikuti dengan tahap pengembangan dan demonstrasi hasilnya.

"Peran penting pemerintah dalam pengembangan Iptek dimulai pada fase kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) seperti kebijakan soal dana dan fasilitas riset yang memacu kegiatan penelitian," katanya.

Di lain pihak, sektor swasta memainkan peran penting pada fase demonstrasi dan penyebaran (produksi dan pemasaran) hingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Semua peran ini semestinya berjalan secara sinergi untuk hasil yang dinginkan," ujar Lukman.

Ia menjelaskan, pengalaman negara lain membuktikan bangsa yang memiliki dan menguasai Iptek menjadi bangsa kuat, disegani serta dihormati bangsa lain, walaupun tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah.

"Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Korea, dan Singapura cenderung memperkuat kemampuannya dalam bidang Iptek dengan mengombinasikan kebijakan Iptek dengan kebijakan industri secara efektif," papar Lukman.



EditorInggried Dwi Wedhaswary

Terkini Lainnya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK Saat Sidang Hari Ini

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK Saat Sidang Hari Ini

Megapolitan
Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Edukasi
LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

Edukasi
Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Nasional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional

Close Ads X