Ketahanan Bahasa Indonesia Masih Jadi Tantangan

Kompas.com - 29/11/2011, 20:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketahanan bahasa Indonesia diuji di era globalisasi ini karena mulai menurunnya kecintaan dan kebanggaan masyarakat berbahasa persatuan di negeri ini. Karena itu, bahasa Indonesia memang harus dikembangkan dan diaktualisasikan dengan perkembangan global saat ini.

"Globalisasi tidak bisa dibendung. Bahasa asing memang akhirnya populer, sampai tempat makam saja terasa keren dengan nama keinggris-inggrisan. Dalam kondisi seperti ini, jika bahasa Indonesia mau populer, harus terus dikedepankan dengan kata-kata yang padanannya tidak kalah keren dengan bahasa asing," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryati di Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Wiendu menjelaskan, bahasa merupakan ekspresi budaya. Karena itu, bahasa harus dijaga dan diresapi nilai-nilai dan manfaatnya.

Menurut Wiendu, ketahanan bahasa Indonesia di tengah serbuan bahasa asing bisa diwujudkan dengan pengembangamn bahasa yang sesuai kondisi masyarakat. Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus secara nyata dicontohkan dari keteladanan pemimpin di negeri ini.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agus Dharma mengatakan, dewasa ini kecintaan generasi muda, termasuk pelajar dan mahasiswa, terhadap bahasa nasional menunjukkan grafik menurun.

"Bisa jadi ini karena nilai-nilai bahasa dan sastra kurang digali. Selain itu, bahasa asing dianggap lebih bergengsi," kata Agus.

Pada pelaksanaan ujian nasional SMP/SMA, kegagalan ujian bahasa Indonesia mencapai 30 persen. Sebaliknya, kegagalan di ujian bahasa Inggris berkisar 5 persen.

Hasil penelitian Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa soal sikap positif masyarakat terhadap bahasa Indonesia memprihatinkan. Penelitian di kalangan anak-anak muda, indeks sikap positif terhadap bahasa Indonesia hanya 1,4 dari skala 5.

Salah satu upaya Kemendikbud untuk membuat generasi muda meresapi nilai-nilai bahasa dan sastra Indonesia, pada 28 November-3 Desember 2011 digelar Jambore Nasional Bahasa dan Sastra. Sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dosen, dan organisasi pemuda ambil bagian dalam jambore di Bumi Perkemahan Cibubur.

Di acara ini, peserta mendapat pemahaman soal nasionalisme dan penggalian nilai-nilai serta kearifan lokal dari bahasa daerah ataupun bahasa Indonesia. Putu Wijaya dan Sujiwo Tejo turut hadir untuk berbagi soal bahasa dan sastra pada para generasi muda bangsa ini.



EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Edukasi
LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

Edukasi
Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Nasional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional

Close Ads X