Pencairan Dana BOS 2012 Lebih Fleksibel

Kompas.com - 14/12/2011, 09:30 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Mekanisme penyaluran dana bantuan operasional sekolah tahun 2012 mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan penyaluran tahun sebelumnya. Seperti diketahui, pada 2012, mekanisme penyaluran dana BOS dari pemerintah pusat disalurkan ke pemerintah provinsi, kemudian ke sekolah-sekolah. Penyaluran dana BOS ke provinsi tersebut dengan menggunakan meknisme hibah. Mekanisme ini diharapkan akan mempercepat penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah.

Pemerintah juga menetapkan bahwa penyaluran dana BOS dilakukan setiap tiga bulan (triwulan) sekali.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyebutkan,  kebijakan mekanisme pencairan dana BOS tahun depan lebih fleksibel. Pasalnya, sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil akan diperlakukan secara berbeda dengan bisa mencairkan dana BOS tersebut melalui pemerintah provinsi setiap enam bulan sekali.

Hal itu dilakukan untuk meredam kendala-kendala klasik, seperti letak geografis; prasarana, misalnya ketersediaan listrik ataupun bank; transportasi; dan kendala lainnya.

"Ada sekolah di daerah tertentu, seperti kepulauan kecil atau daerah pedalaman, yang pencairannya kita sederhanakan. Kami telah berunding dengan seluruh stakeholder agar pencairan itu dilakukan per Januari-Juni dan Juli-Desember," kata M Nuh seusai memberikan pengarahan pada acara sosialisasi dana BOS 2012 di Twin Plaza Hotel, Jakarta, Selasa (13/12/2011) malam.

Nuh mengungkapkan, saat ini kementerian tengah mengidentifikasi sekolah-sekolah di daerah yang memiliki kendala tersebut. Sedikitnya, kata dia, ada sekitar 57 kabupaten/kota yang akan diberikan kewenangan agar penyaluran dana BOS ke sekolahnya dapat dilakukan enam bulan sekali.

"Per enam bulan sekali itu dibayar di awal semester (Januari dan Juli). Karena, jika dibayar di akhir, tentunya akan menjadi masalah lain karena sekolah tak memiliki dana untuk menutup biaya operasionalnya," ujar Nuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.