Alasan Mengapa Nilai UN Jadi Syarat Masuk PTN

Kompas.com - 02/01/2012, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Standardisasi Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Teuku Ramli Zakaria membeberkan alasan mengapa nilai ujian nasional jenjang SMA dimasukkan menjadi salah satu nilai penentu untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

Menurutnya, langkah itu diambil dengan tiga alasan dasar, yaitu praktis, ekonomis, dan untuk menghilangkan penyimpangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Ia mengatakan, seleksi masuk PTN akan menjadi lebih praktis dengan menggunakan nilai ujian nasional (UN) sebagai salah satu penentunya. Nantinya, kata dia, dalam seleksi nasional masuk PTN (SNMPTN) hanya akan dilakukan tes potensi akademik (TPA) dan tidak akan ada lagi tes mata pelajaran.

"Tentunya menjadi lebih praktis," kata Ramli saat ditemui Kompas.com, Senin (2/1/2012), di Sekretariat Badan Standardisasi Nasional Pendidikan, Gedung Dikdasmen, Cipete, Jakarta.

Ia melanjutkan, kebijakan ini sangat ekonomis dan menutup celah korupsi karena masyarakat tidak perlu lagi menyiapkan perangkat tes untuk mata pelajaran yang biasa diujikan dalam SNMPTN. Jika biasanya dalam SNMPTN masyarakat dibebankan biaya ratusan ribu untuk tes mata pelajaran, dengan kebijakan ini masyarakat hanya perlu menyiapkan biaya untuk satu kali ujian TPA, yaitu sekitar Rp 25.000.

Ramli menambahkan, sejak direncanakan, kebijakan ini memang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dari segi pembiayaan, selain lebih praktis dan mempersulit terjadinya praktik penyimpangan.

"Jika nilai UN ikut menentukan seleksi masuk PTN, tentu dapat mencegah praktik kolusi, mencegah adanya 'titipan', dan surat rekomendasi.

Meski demikian, ia mengungkapkan, semua akan terlaksana dengan dukungan pelaksanaan UN yang kredibel. Jika kredibilitas UN telah diakui, bobotnya akan dimasukkan sekian persen dalam SNMPTN. "Jika sampai saat ini PTN belum mau, itu karena UN belum kredibel," paparnya.

Seperti diberitakan, beberapa hari lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan jika nilai UN jenjang SMA tahun ini akan dijadikan salah satu penentu dalam seleksi masuk PTN. Meski begitu, sampai berita ini diturunkan, Kemdikbud belum bisa membeberkan mengenai formulasi nilai UN dalam seleksi masuk PTN.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorA. Wisnubrata

    Terkini Lainnya

    Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

    Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

    Internasional
    Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

    Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

    Nasional
    Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

    Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

    Nasional
    Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

    Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

    Megapolitan
    Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

    Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

    Regional
    Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

    Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

    Nasional
    Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

    Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

    Megapolitan
    Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

    Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

    Regional
    [POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

    [POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

    Internasional
    MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

    MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

    Nasional
    Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

    Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

    Regional
    Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

    Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

    Regional
    [POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

    [POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

    Megapolitan
    Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

    Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

    Regional
    Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

    Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

    Megapolitan

    Close Ads X