2013 Tak Ada Lagi Sekolah Rusak - Kompas.com

2013 Tak Ada Lagi Sekolah Rusak

Kompas.com - 30/01/2012, 08:36 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 18 triliun untuk perbaikan sekitar 140.000 bangunan sekolah yang rusak. Perbaikan akan dilakukan tahun 2012 ini sehingga tahun 2013 tak ada lagi laporan sekolah yang rusak berat.

”Kalau ketemu sekolah rusak, jawabannya hanya satu, ya... dibangun,” tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh saat mengunjungi empat sekolah dasar yang bangunannya rusak di Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (29/1).

Sepanjang Minggu pagi hingga siang, Nuh mengunjungi empat sekolah yang bangunannya rusak di Kota Depok. Sekolah itu SD Negeri Cilodong 02, SDN Sukamaju Baru 02, SDN Sukamaju Baru 03, dan SDN Tugu 09. Dari empat sekolah yang dikunjunginya, Nuh menilai dilihat dari luar kondisi sekolah tampak tidak bermasalah. Namun, dilihat dari dalam, kusen, genteng, eternit, dan sebagian tembok sudah rapuh.

Nuh menilai, banyaknya sekolah yang rusak bisa dipahami karena umumnya sudah berusia di atas 30 tahun dan tanpa renovasi.

Suprihatin, guru kelas III SDN Cilodong 02 Depok, mengatakan khawatir jika angin kencang bertiup di sekolahnya sebab atap empat ruang kelas sekolah tersebut sudah jebol. Ruangan guru sekolah saat ini sudah tidak dapat digunakan karena gentengnya sebagian hancur. ”Kalau angin kencang, kami khawatir atap dan bangunan roboh kemudian menimpa kami,” tutur Suprihatin.

Kepala SDN Sukamaju Baru 03 Siti Nurzainah mengharap segera ada bantuan perbaikan sekolahnya sebab kondisi bangunan sekolahnya yang dibangun tahun 1988 belum pernah direhabilitasi.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail berharap ada bantuan untuk perbaikan sekolah. Saat ini, sekitar 40 persen sekolah di Depok rusak berat, paling banyak SD. Dari 253 SD, ada 623 ruang kelas rusak berat.(NDY)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorInggried Dwi Wedhaswary

    Terkini Lainnya

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Megapolitan
    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Megapolitan
    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Internasional
    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

    Nasional
    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Megapolitan
    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Internasional
    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Nasional
    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Megapolitan
    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Nasional
    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Internasional
    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Regional
    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Internasional
    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Regional
    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Nasional
    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Internasional
    Close Ads X