Unjuk Rasa Jangan Ganggu Aktivitas Masyarakat

Kompas.com - 03/02/2012, 16:33 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengimbau agar pengunjuk rasa tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain yang lebih luas, seperti menutup tol.

"Buruh mogok atau unjuk rasa adalah wujud dari hak demokrasi. Tapi yang juga harus diminta adalah tanggung jawab hak demokrasi agar orang lain tidak sampai terganggu oleh kegiatan-kegiatan tersebut. Silahkan berunjuk rasa tapi jangan mengganggu kepentingan masyarkat yang lebih besar," kata Djoko, Jumat (3/2/2012) di Jakarta.

Prinsip tersebut, menurut Djoko, telah menjadi kesepahaman semua pihak, termasuk para gubernur dalam rapat koordinasi di Jakarta, Jumat siang. Intinya, tidak boleh unjuk rasa berdampak pada ketidaktenteraman dan ketidaknyamanan masyarakat untuk beraktivitas.

Jika unjuk rasa dilakukan kembali di tol atau fasilitas publik lain, kata Djoko, polisi akan mengalihkannya ke tempat yang representatif tanpa harus mengganggu aktivitas umum. "Kalau pengunjuk rasa memaksa, akan ada upaya petugas keamanan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.