Pensiun Massal, Probolinggo Kekurangan Ribuan Guru

Kompas.com - 05/02/2012, 23:46 WIB
Penulis Ahmad Faisol
|
EditorBenny N Joewono

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Pada kurun waktu 2013-2015, Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dipastikan akan kekurangan tenaga pendidik atau guru. Pasalnya, guru PNS program SD Inpres yang diangkat bersamaan juga akan pensiun pada tahun yang sama.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Probolinggo Rasid Subagyo, pihaknya jelas akan semakin kekurangan guru, dan hanya bisa berharap ada pengangkatan guru massal lagi seperti dulu.

"Kalau yang diharapkan tidak terjadi, maka akan terjadi krisis guru, terutama di jenjang pendidikan SD. Itu akan mulai dirasakan pada 2013 sampai 2015. Yang diangkat bareng, nanti pensiunnya bareng. Sesuai dengan tahun lahir," ungkap Rasid.

Kepala Bidang Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Abdul Wahid memprediksi pada 2015 mendatang, jumlah guru SD diperkirakan akan tinggal separuhnya saja dibandingkan dengan jumlah saat ini.

"Itu prediksi jika melihat data untuk kebutuhan guru SD. Kalau SMP dan SMA tidak terlalu berpengaruh karena tidak termasuk inpres," ungkap Wahid lewat ponsel, Minggu (5/2/2012).

Diketahui, hasil pendataan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo (Dispendik Probolinggo) terhadap jumlah guru di 24 kecamatan menunjukkan, Kabupaten Probolinggo masih mengalami kekurangan guru. Jumlahnya tidak sedikit, mencapai 2.415 guru di setiap jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, sampai SMA atau SMK.

Dari 6.364 guru yang dibutuhkan Dispendik, guru yang ada saat ini hanya 3.949 orang. Jenjang pendidikan yang paling "krisis" guru adalah SD, mencapai 1.449 guru. Selanjutnya SMP sebanyak 641 guru, SMK yang kurang 164 guru, dan SMA yang kurang 161 guru.

"Di jenjang pendidikan SMK, hanya mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ekonomi yang lebih. Masing-masing dari dua pelajaran itu kelebihan hanya satu guru, sedangkan mata pelajaran lainnya mengalami kekurangan guru. Pada jenjang pendidikan SMA, satu-satunya mata pelajaran yang mengalami kelebihan guru adalah Kimia, yakni empat orang. Mata pelajaran lainnya masih kurang," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.