Wapres Meminta Dana Jangan Diotak-atik

Kompas.com - 29/02/2012, 03:25 WIB
Editor

Depok, Kompas - Wakil Presiden Boediono mengatakan, anggaran pendidikan sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dialokasikan 20 persen untuk pendidikan. Amanat UUD 1945 itu sudah dijalankan.

”Dana pendidikan itu untuk menyiapkan generasi mendatang yang lebih baik. Karena itu, aparat birokrasi pemerintahan dan guru jangan mengotak-atik dana tersebut, apalagi diselewengkan,” kata Wakil Presiden Boediono saat memberikan pengarahan dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2012, Senin (28/2), di Pusat Pengembangan Tenaga Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Depok, Jawa Barat.

RNPK yang bertemakan ”Meningkatkan Kinerja dan Integritas Layanan Pendidikan dan Kebudayaan” tersebut dihadiri jajaran pimpinan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pimpinan perguruan tinggi, serta kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi dan kabupaten.

Wapres mengatakan, pihaknya masih menerima laporan dari sejumlah daerah, aparat birokrasi pemerintahan belum menjalankan tugasnya dengan baik dalam soal pendidikan. Padahal, pemerintah pusat berupaya keras memperbaiki kualitas dan layanan pendidikan.

Selain memperbaiki 172.000 ruang kelas yang rusak, pemerintah juga menyalurkan dana bantuan operasional sekolah untuk siswa SD, SMP, dan mulai untuk siswa SMA/SMK. Di sisi lain, kucuran dana beasiswa untuk siswa dan mahasiswa miskin juga ditambah cakupan dan jumlah dananya. ”Karena itu, aparat birokrasi harus memperbaiki pelayanan, terutama di bidang pendidikan,” kata Wapres Boediono. (WHY)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.